Cinta sejati Yuka
mungkin tak pernah kau bayangkan betapa anehnya jika seorang gadis yang sok mengerti tentang cinta seperti Yuka bisa-bisanya dengan berani mengatakan perasaanya hanya untuk seseorang cowok tinggi berbadan kurus bernama Gilang. orang-orang yang melihat Yuka hampir menertawakan dia.
dia dengan tampang polosnya menyatakan rasa sukanya kepada orang-orang terdekat, Rifal, Zal, Delly serta teman ceweknya yang mendukung tindakan Yuka.
"coba lo nyatain perasaan lo hari ini" kata Mimi
"lo gak percaya kalau gue adalah cewek berani. OK gue akan menyakatan perasaan gue hari ini. gue akan menyampaikan gaya gue bahwa gue adalah cewek jantann"
"ha????jadi lo jantan??? gue kira lo betina" Ketus Yuni
"heh itu istilah baru jadi lo gak usah protes !!!"
"kalau gitu O aja deh buat lo"
" ya itu, benar ....itu yang benar"
"mana Rifal,?"tanya Yuka kepada mimi yang sibuk menggenggam ponsel miliknya.
" untuk apa lo manggil Rifal?"
"yah Gue minta bantuan ajah ama dia. gue pengen menyatakan perasaan gue ke gilang, bahwa gue suka sama gilang"
"ah....lu nekat ! janganlah.....Lu jangan malu-maluin gue"
"malu-maluin gimana yah maksud lo" Yuka mulai bingung.
"Yah...mana ada cewek nyatain perasaannya ke cowok. lo mau nembak gilang"
"ah....Lo Liat aja entar"
Yuka gelisah. dia menunggu kedatangan Rifal bersama dengan sahabatnya Gilang. dia tidak tau harus berbuat apa. bayangkan aja...bagaimana seorang cewek yang gelisah menunggu dewi fortuna. atau Lotre...yuka menanti pengumuman kelulusan .padahal dia hanya menanti seseorang. beberapa saat kemudian Rifal datang. dia membawa sebungkus Ice tea. dia menikmati Ice Tea disaat panas-panas terik .
"apa tu anak gak takut demam ?makan es disaat panas -panas terik"
"dia ,? sebelum makan es aja dia udah demam"
"betul"
beberapa saat Rifal dengan gaya sok cool membuka pintu kelas. dia menikmati bungkusan esnya sambil pipetnya jatuh.
"ah...Rifal"
"sekarang tepati janji lo sekarang juga"tagih Delly
"ia..ia gue tepati janji gue kalau selama ini gue suka sama gilang"Yuka mulai menepati janji. dia sibuk membersihkan kukunya. entah kenapa Yuka mulai ragu .
"aaaaa Rifal,,,,,aaaaaaaaa aaaa Rifal....Panggilin Gilang dong"
"aaa Gilang buat apa???? lo manggil gilang segala"
"panggil ajahlah sih Gilang"
"sih gilang lagi ngumpul-ngumpul sama teman-teman jessie"
"aaa???"
Wajah yuka mulai berubah saat dia mendengar bahwa Gilang berkumpul sama teman-teman jessie. selama ini Yuka pernah mendengar bahwa gilang hanya mencintai Jessie. memang kalau dibandingkan dengan jessie, wajah Jessie penuh dengan pesona dibandikan dengan dirinya yang cenderung tidak peduli dengan penanmpilan.Jessie adalah cewek idaman para anak cowok dikelasnya
dan itu dia sudah sadar diri. bahwa dia tidak setara dengan Jessie yang Fashionista.
"sama Jessie yah?"kata yuka raut wajahnya berubah dengan agak sedikit sendu
"udah jangan sedih. nanti gue panggilin"
"yang benar? tapi rasanya gue gak PD. "
"gak PD kenapa? katanya cewek jantan"
"baiklah , gue akan mengutarakan perasaan gue "
"yang benar? gue akan mengutarakan perasaan gue. tapi kayaknya gue gak siap rifal"
" udah...rifal panggil aja sih gilang dari pada lama-lama"perintah Delly dengan seenaknya. Rifal keluar dari kelas. Yuka yang mulai gugup . dia berusaha mencegah Rifal agar tidak memanggil Gilang. dia belum menyiapkan kata-kata yang ingin dia sampaikan untuk Gilang. tangan sudah mendingin. dia bolak-balik,,,gelisah . sehingga sahabat-sahabatnya
"aduh... Mimi gue gugup Mimi"
"santai ajah"
"gue nervous"
21 kali dia bolak balik. dan akhirnya orang yang ditunggu datang juga. Yuka kaget sekaligus bingung apa yang harus dia lakukan. dia belum mempersiapkan sepatah kata pun untuk mengutarakan semua isi hatinya.
"ada apa lo manggil gue?"
Yuka bingung ketika dia harus bertatapan langsung dengan pujaan hatinya. teman-teman sudah mendesaknya dari belakang.
"Lo kunci pintu gih" perintah Yuka kepada teman-temannya.
"buat apa? gue malu"
"gue malu ketahuan sama kelompok Jessie"
semua teman mengunci pintunya. tak ketinggalan jendelapun juga dia tutup. dia gregetan. tangannya menggigil.
dia garuk-garuk kepala. mungkin kutu diatas kepalanya juga ikut-ikutan menyaksikan tindakan Yuka yang bagi teman-temannya adalah ini adalah tindakan yang amat berani. tapi biarlah semua orang berhak menyatakan rasa suka nya . bagi mereka, tindakan yuka adalah tindakan yang amat romantis.
mungkin, cowok-cowok akan beruntung jika ada yang menyatakan perasaan itu kepadanya.
"lo mau ngomon apa sama gue?"Tanya Gilang dengan Nada sedikit dingin.
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bbbbeebegini" Yuka mulai gagap.
"ayolah Yuka nyatain Yuka lo pasti bisa"
wajah Yuka mulai memerah dengan sendirinya.
"aaaaaaaaaaaaaaaa sebenarnya"kata Yuka mulai gugup.
"sebenarnya apa????"
"ggguuueeeee"
"udahlah Yuka jangan bikin gue penasaran kaya gini deh. gue gak suka " Kata gilang dia mulai marah-marah. Yuka menarik Nafasnya yang panjang.
tapi ketika dia ingin mengutarakan isi hatinya ,Gilang memutuskan untuk pergi. Tapi dicegah oleh Rifal dan teman-teman yang berada didalam Kelas.
"eeehh...jangan pergi....."
"uhm........iaaa..."
"dengerin sih Yuka ngomong , baru lo pergi"
dia menuruti permintaan Rifal. akhirnya dia tidak jadi meninggalkan kelasnya. Yuka yang gugup. mungkin dia terbawa oleh perasaan cinta yang ingin dia sampaikan buat orang yang dia sukai dihadapannya.
"lo jangan kaget yah gilang. sebenarnya gue pengen menyampaikan satu kalimat buat lo"
"apa itu?"
dia diam terpaku lagi.
"Ayo cepat Yuka bentar lagi gue mau pulang" Mimi mulai mendesaknya.
"oke gilang satu kalimat buat lo...'I LOVE YOU' "
gilang tercengang kala Yuka mengucapkan kalimat itu didepan teman-temannya yang membuat Gilang yang menyayangi Yuka sebagai teman ternyata menyukainya.
dia meninggalkan Yuka sendirian tanpa ada ekspresi sedikitpun dari Gilang. habis menyatakan perasaannya yuka kembali pulang bersama Mimu
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"bagaimana Gilang, Lu gak percaya sama gue kan kalau yuka teman lo sendiri suka sama lo?"
"yah gue baru dia kaya gitu. tapi apa yang dia sukai dari gue"
"kalau bagi gue sih dia suka sama lo karena lo ganteng, putih tinggi, manis ,cool"
"emang dia udah ngasih tau perasaanya ke lo?"
"udah kali gilang. cuman dia malu mengutarakannya"
Gilang tak menyangka Yuka akan melakukan hal ini terhadapnya. di Hati dia tidak terima cara Yuka yang terlalu berani. dia jijik terhadap Yuka. untuk sementara Gilang menganggap bahwa Yuka itu hanya bercanda. saja.
esok disekolah. Yuka seakan bersikap kaku terhadap gilang. Yuka tau bahwa Gilang tidak menyukainya sama sekali. maka dari itu, setiap kali ia berfikir menyukai Gilang itu adalah Hal yang terlarang. baginya. teman sendiri mencintai adalah dosa terbesar. seperti Biasa Yuka membuang muka. melihat tingkah Yuka . Gilang yang preman tidak Yakin dengan apa yang diucapkan Yuka.
(Gilanng ,,, aku tau perkataan itu buat kamu kaget) sepertinya mendapatkan kamunitu hal yangtidak mungkin. aku tau Kamu pasti menyukai Jessie)
Pulang sekolah......Gilang memangginya. tapi Yuka pura-pura tidak mendengar sama sekali. dia hanya melihat teman-temannya. Yuka menangis kala Gilang memanggil dia. dia malu kala dia ingin bertemu dengan seorang yang benar-benar dia suka.
Gilang masih tidak percaya.
___________________________________________________________________________________
sore hari pelajaran olahraga. Yuka dengan celana selebornya dia memakai baju olahraga dengan gaya anak Rapper. dia bermain dengan teman-temannya.
"bagaimana kabar Gilang?"
"jangan ditanya mimi.......sakitnya tuh disini gue tau kalau sebenarnya Gilang gak suka sama gue mimi"
"sabar....cinta gak bisa dipaksa . tapi gue yakin kalau dia suka sama lo"
"gak mungkin...gue Nyesel mimi . andai gue denger omongan Lo mungkin gue gak akan seperti ini"
"itu gak apa-apa . yang penting lo jujur. gue akan mendukung lo .perjuangkan"
"gak akan pernah bisa"
dia menatap matahari yang bentar lagi akan tenggelam. bersama dengan teman-temannya.
dia dengan tampang polosnya menyatakan rasa sukanya kepada orang-orang terdekat, Rifal, Zal, Delly serta teman ceweknya yang mendukung tindakan Yuka.
"coba lo nyatain perasaan lo hari ini" kata Mimi
"lo gak percaya kalau gue adalah cewek berani. OK gue akan menyakatan perasaan gue hari ini. gue akan menyampaikan gaya gue bahwa gue adalah cewek jantann"
"ha????jadi lo jantan??? gue kira lo betina" Ketus Yuni
"heh itu istilah baru jadi lo gak usah protes !!!"
"kalau gitu O aja deh buat lo"
" ya itu, benar ....itu yang benar"
"mana Rifal,?"tanya Yuka kepada mimi yang sibuk menggenggam ponsel miliknya.
" untuk apa lo manggil Rifal?"
"yah Gue minta bantuan ajah ama dia. gue pengen menyatakan perasaan gue ke gilang, bahwa gue suka sama gilang"
"ah....lu nekat ! janganlah.....Lu jangan malu-maluin gue"
"malu-maluin gimana yah maksud lo" Yuka mulai bingung.
"Yah...mana ada cewek nyatain perasaannya ke cowok. lo mau nembak gilang"
"ah....Lo Liat aja entar"
Yuka gelisah. dia menunggu kedatangan Rifal bersama dengan sahabatnya Gilang. dia tidak tau harus berbuat apa. bayangkan aja...bagaimana seorang cewek yang gelisah menunggu dewi fortuna. atau Lotre...yuka menanti pengumuman kelulusan .padahal dia hanya menanti seseorang. beberapa saat kemudian Rifal datang. dia membawa sebungkus Ice tea. dia menikmati Ice Tea disaat panas-panas terik .
"apa tu anak gak takut demam ?makan es disaat panas -panas terik"
"dia ,? sebelum makan es aja dia udah demam"
"betul"
beberapa saat Rifal dengan gaya sok cool membuka pintu kelas. dia menikmati bungkusan esnya sambil pipetnya jatuh.
"ah...Rifal"
"sekarang tepati janji lo sekarang juga"tagih Delly
"ia..ia gue tepati janji gue kalau selama ini gue suka sama gilang"Yuka mulai menepati janji. dia sibuk membersihkan kukunya. entah kenapa Yuka mulai ragu .
"aaaaa Rifal,,,,,aaaaaaaaa aaaa Rifal....Panggilin Gilang dong"
"aaa Gilang buat apa???? lo manggil gilang segala"
"panggil ajahlah sih Gilang"
"sih gilang lagi ngumpul-ngumpul sama teman-teman jessie"
"aaa???"
Wajah yuka mulai berubah saat dia mendengar bahwa Gilang berkumpul sama teman-teman jessie. selama ini Yuka pernah mendengar bahwa gilang hanya mencintai Jessie. memang kalau dibandingkan dengan jessie, wajah Jessie penuh dengan pesona dibandikan dengan dirinya yang cenderung tidak peduli dengan penanmpilan.Jessie adalah cewek idaman para anak cowok dikelasnya
dan itu dia sudah sadar diri. bahwa dia tidak setara dengan Jessie yang Fashionista.
"sama Jessie yah?"kata yuka raut wajahnya berubah dengan agak sedikit sendu
"udah jangan sedih. nanti gue panggilin"
"yang benar? tapi rasanya gue gak PD. "
"gak PD kenapa? katanya cewek jantan"
"baiklah , gue akan mengutarakan perasaan gue "
"yang benar? gue akan mengutarakan perasaan gue. tapi kayaknya gue gak siap rifal"
" udah...rifal panggil aja sih gilang dari pada lama-lama"perintah Delly dengan seenaknya. Rifal keluar dari kelas. Yuka yang mulai gugup . dia berusaha mencegah Rifal agar tidak memanggil Gilang. dia belum menyiapkan kata-kata yang ingin dia sampaikan untuk Gilang. tangan sudah mendingin. dia bolak-balik,,,gelisah . sehingga sahabat-sahabatnya
"aduh... Mimi gue gugup Mimi"
"santai ajah"
"gue nervous"
21 kali dia bolak balik. dan akhirnya orang yang ditunggu datang juga. Yuka kaget sekaligus bingung apa yang harus dia lakukan. dia belum mempersiapkan sepatah kata pun untuk mengutarakan semua isi hatinya.
"ada apa lo manggil gue?"
Yuka bingung ketika dia harus bertatapan langsung dengan pujaan hatinya. teman-teman sudah mendesaknya dari belakang.
"Lo kunci pintu gih" perintah Yuka kepada teman-temannya.
"buat apa? gue malu"
"gue malu ketahuan sama kelompok Jessie"
semua teman mengunci pintunya. tak ketinggalan jendelapun juga dia tutup. dia gregetan. tangannya menggigil.
dia garuk-garuk kepala. mungkin kutu diatas kepalanya juga ikut-ikutan menyaksikan tindakan Yuka yang bagi teman-temannya adalah ini adalah tindakan yang amat berani. tapi biarlah semua orang berhak menyatakan rasa suka nya . bagi mereka, tindakan yuka adalah tindakan yang amat romantis.
mungkin, cowok-cowok akan beruntung jika ada yang menyatakan perasaan itu kepadanya.
"lo mau ngomon apa sama gue?"Tanya Gilang dengan Nada sedikit dingin.
"aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa bbbbeebegini" Yuka mulai gagap.
"ayolah Yuka nyatain Yuka lo pasti bisa"
wajah Yuka mulai memerah dengan sendirinya.
"aaaaaaaaaaaaaaaa sebenarnya"kata Yuka mulai gugup.
"sebenarnya apa????"
"ggguuueeeee"
"udahlah Yuka jangan bikin gue penasaran kaya gini deh. gue gak suka " Kata gilang dia mulai marah-marah. Yuka menarik Nafasnya yang panjang.
tapi ketika dia ingin mengutarakan isi hatinya ,Gilang memutuskan untuk pergi. Tapi dicegah oleh Rifal dan teman-teman yang berada didalam Kelas.
"eeehh...jangan pergi....."
"uhm........iaaa..."
"dengerin sih Yuka ngomong , baru lo pergi"
dia menuruti permintaan Rifal. akhirnya dia tidak jadi meninggalkan kelasnya. Yuka yang gugup. mungkin dia terbawa oleh perasaan cinta yang ingin dia sampaikan buat orang yang dia sukai dihadapannya.
"lo jangan kaget yah gilang. sebenarnya gue pengen menyampaikan satu kalimat buat lo"
"apa itu?"
dia diam terpaku lagi.
"Ayo cepat Yuka bentar lagi gue mau pulang" Mimi mulai mendesaknya.
"oke gilang satu kalimat buat lo...'I LOVE YOU' "
gilang tercengang kala Yuka mengucapkan kalimat itu didepan teman-temannya yang membuat Gilang yang menyayangi Yuka sebagai teman ternyata menyukainya.
dia meninggalkan Yuka sendirian tanpa ada ekspresi sedikitpun dari Gilang. habis menyatakan perasaannya yuka kembali pulang bersama Mimu
---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
"bagaimana Gilang, Lu gak percaya sama gue kan kalau yuka teman lo sendiri suka sama lo?"
"yah gue baru dia kaya gitu. tapi apa yang dia sukai dari gue"
"kalau bagi gue sih dia suka sama lo karena lo ganteng, putih tinggi, manis ,cool"
"emang dia udah ngasih tau perasaanya ke lo?"
"udah kali gilang. cuman dia malu mengutarakannya"
Gilang tak menyangka Yuka akan melakukan hal ini terhadapnya. di Hati dia tidak terima cara Yuka yang terlalu berani. dia jijik terhadap Yuka. untuk sementara Gilang menganggap bahwa Yuka itu hanya bercanda. saja.
esok disekolah. Yuka seakan bersikap kaku terhadap gilang. Yuka tau bahwa Gilang tidak menyukainya sama sekali. maka dari itu, setiap kali ia berfikir menyukai Gilang itu adalah Hal yang terlarang. baginya. teman sendiri mencintai adalah dosa terbesar. seperti Biasa Yuka membuang muka. melihat tingkah Yuka . Gilang yang preman tidak Yakin dengan apa yang diucapkan Yuka.
(Gilanng ,,, aku tau perkataan itu buat kamu kaget) sepertinya mendapatkan kamunitu hal yangtidak mungkin. aku tau Kamu pasti menyukai Jessie)
Pulang sekolah......Gilang memangginya. tapi Yuka pura-pura tidak mendengar sama sekali. dia hanya melihat teman-temannya. Yuka menangis kala Gilang memanggil dia. dia malu kala dia ingin bertemu dengan seorang yang benar-benar dia suka.
Gilang masih tidak percaya.
___________________________________________________________________________________
sore hari pelajaran olahraga. Yuka dengan celana selebornya dia memakai baju olahraga dengan gaya anak Rapper. dia bermain dengan teman-temannya.
"bagaimana kabar Gilang?"
"jangan ditanya mimi.......sakitnya tuh disini gue tau kalau sebenarnya Gilang gak suka sama gue mimi"
"sabar....cinta gak bisa dipaksa . tapi gue yakin kalau dia suka sama lo"
"gak mungkin...gue Nyesel mimi . andai gue denger omongan Lo mungkin gue gak akan seperti ini"
"itu gak apa-apa . yang penting lo jujur. gue akan mendukung lo .perjuangkan"
"gak akan pernah bisa"
dia menatap matahari yang bentar lagi akan tenggelam. bersama dengan teman-temannya.


Komentar
Posting Komentar