Love To Azusa Part 2
2 hati
ini.
Banyak
orang yang aku kenal diantara lainya.
Salah
satunya masuk dirimu.
Jika hati
ini mulai terbuka hanya untuk mu maka aku akan berpura menganggap teman.
Teman..........................
Untuk
saat ini kita seperti ini saja teman.........
AZUSA>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Lola
menangis. Pura-pura. Sampailah kami di sekolah....lola seperti itu. Dia
terbayang dengan kakak kelas yang bernama Qaiz. Hai...aku sesak nafas melihat
dia teman paling gila sepanjang sejarah.ditambah dengan ajeng makin lama aku
ingin memasuki mereka kerumah sakit jiwa.heboh dengan kakak Qaiz rupanya orang
sudah berbaris dilapangan. Kami terlambat ! mati kita !.ku lihat Ahong
menghormat pada bendera sementara Azusa kulihat cabut rumput. Dan tiba-tiba
pula menyusul pula kakak kelas yang bernama Qaiz.dia mengejutkan kami dari
belakang
“cepat
!!!! kerjakan sama-sama karena kita salah”
“oke kak”
Kami
melakukan apa yang tertera di dalam aturan sekolah.kami mencabut rumput, dengan
hati-hati. Sumpah sebenarnya aku paling benci dengan cabut rumput. Habis setiap
aku mencabut rumput pasti keluar cacing binatang berlendir berbelok-belok
membuatku muntah tak nafsu makan.
“eh
.........Milly lo cabut rumput juga? “
“ia gue
telat nih”
Aku mencabutnya
dengan sekencang kencangnya. Saat aku mencabut rumput aku melihat Azusa
mengusap-usap dagunya dengan tangan kanannya yang berpasir.aku kaget dan
langsung menghampri Azusa.
“ih.....jorok
banget sih lo” kata ku heboh. Aku mengeluarnya lotion pencuci tangan aku
usap-usap ke tangannya. Melihat kejadian itu semua kakak kelas yang berbaris
dan murid-murid yang kena hukum terlena karena aku mengusap tangan Azusa dengan
begitu mesra.aku membersihkan tangan Azusa tanpa ada menghiraukan pandangan
mereka.
“hahahayyyy
lu perhatian banget sih”
“nggak
ah...........gue gak mau ngeliat lu kayak gitu jijik gue”
“hahahahahahahahahahahahahahahahahaha
........lu mesra banget sih megang tangan gue?”
“gak
ah.....biasa ajah”
“bagi gue
itu sangat mesra”
“apaan
sih Azusa nggak lucu banget “
“lu sama
gue?”
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa”
Azusa
tersenyum memandang ku.aku pura tak mendengar kemudian pergi.aku gugup kala
Azusa memberikan pertanyaan yang membuat ku merinding . Azusa? Apa-apaan kau?
Ih.... kau membuat sebuah pertanyaan kala situasi yang sangat tidak tepat. Aku
diam hingga beberapa saat hukuman sudah
selesai dilaksanakan. Anak-anak yang dihukun itu disuruh berbaris perbanjar.
Sebenarnya yang kena hukum ada 25 orang . disuruh lancang kanan kemudian di
beri pengarahan. Hayyyyyyyy itulah kebiasaan guru piket. Ceramah itu-itu saja.
Namun aku acuhkan karena aku masih teringat dengan pertanyaan Azusa. Pertanyaan
dalam situasi yang nggak pantas. Yah...aku suka dengan kamu. Tapi kamu harus
lihat keadaan bagaimana suasana dong. Namun biarkan saja sampai kapan pun aku
tidak akan pernah memberi tau kok. Nanti pada saatnya saja aku beri tau.dan
kami di perbolehkan masuk kelas.aku terbayang dengan pertanyaan azusa. Aku
ingin mengungkapkannya secara jujur padanya. Tetapi ini belum tepat waktunya
untuk ku.Azusa hari ini kau berhasil menjebaku dengan pertanyaan yang aneh ini.
Gara-gara kamu aku gak konsentrasi namanya belajar.
“loo
kenapa ? kok dari tadi bengong?”ajeng bertanya.
“Ajeng,
pas kita di hukum tadi.........Azusa nanya ke gue”
“nanyain
apa?”
“perasaan
gue ke dia “
“ha????????????????????”
“ia jeng.
Dia ngasih pertanyaan itu ke gue. “
“uhm lo
sendiri suka gak ama dia?”
“maksud
Lo?”
“gue
ngeliat gelagat lo nih kalau lo suka sama Azusa. Perhatian lo ke Azusa itu kaya
perhatian lo kepacar. Semua orang ngeliatinnya begitu Jeng”
“Aduh
berarti gue harus siap-siap kena Gosip dong? Gimana nih?”
“lo belum
jawab pertanyaan gue...lu suka ama dia?”
Ajeng
memberikan pertanyaan yang sama kepada ku. Aku garuk-garuk kepala. Bingung
kayak cacing kepanasan.apa yang harus aku jawab.
“aaaaaaaaaaaaa”
“jawab
Milly”
“uhm.............ia
gue suka sama Azusa.....sejak pandangan pertama . gue jatuh cinta sama dia”
“ya
Allah.......!!!!!”
“lo diam
aja yah....jangan kasih tau sama siapapun kecuali elo sahabat gue. Kalau lo
kasih tau gue takut dia ngejauhin gue....”
“Milly..............................”
“gue suka
sama dia. Tapi setelah gue fikir-fikr dia terlalu sempurna buat gue miliki. Dia
memang cowok yang paling ganteng dan segalanya. Tapi gue takut jujur Jeng”
“ya Udah.
Kalau itu mau loo gue gak akan bagi tau sama siapapun. Gue janji akan
ngerahasiain perasaan lo. Tapi lo ingat ........lo harus jujur sama perasaan
lo. Gak perlu lo harus jujur sekarang. Lo jujur nya nanti ajah udah cukup.”
Aku
menangis. Didepan Ajeng aku memeluk sahabatku itu. Habis pulang sekolah aku
langsung di panggil sama kakak senior dari pramuka. Kak Qaiz yang aku temui
secara kebetulan di BUZ.
“Milly
nanti kamu harus datang jam 4 sore yah....soalnya yang ingin masuk pramuka itu
banyak banget Milly kamu jadi panitia nya yah”
“baik
kak.............”
Aku
keluar dari pintu gerbang. Aku keluar dengan wajah menunduk. Aku merasa malu.
Aduh betapa bodohnya diriku saat membersihkan tangan cowok. Apalagi cowok itu
Azusa namanya pasti orang mengisukan sekarang aku jadian sama anak baru yang
paling ganteng di sekolah ini. Aku seperti orang bodoh . panas hari saja aku
lalui saja. Padahal kalau panas kita
bisa gampang sakit.namun hari ini aku tidak peduli. Aku berjalan sendirian
memikirkan gosip yang akan datang pada hari esok. Hari ini pula aku pulang
sendiri tanpa di temani teman-teman. Aku berusaha kabur. Aku takut
ditanya-tanya soal perasaan ku.aku tidak mau ....!!!!!!!!!!!!! aku kapok!
.....beberapa saat Ahong datang mengejutkan aku.
“darr”
“ekh..........ahong?”
“Milly...cieeeeee
Milly...sumpah Milly lo jadi cewek kok so sweet banget sih? Kalau gue jadi
Azusa gue merasa beruntung tuh”
“apaan
sih lo Ahong gak Lucu tau ! gue perhatian tuh cuman kebetulan ajah tau !”
“kebetulan
yah...oooooooooo ?????hahahahahahaha gak usah cemas Milly gak apa-apa bagi gue
itu perhatian seorang teman. Lu sama gue juga pernah begitu kan?”
“kapan?”
“waktu gue jatuh dari BUS.”
“waktu gue jatuh dari BUS.”
”oh
iya........”
“jangan
khawatir gue tau maksud lo .oh ya Milly...kak Qaiz dia nitip ini buat lo”
“apaan
tu?”
“dia
naksir sama lo????”
“ha??????????????????”
“kalau
gak percaya liat ajah ntar.......kalau dia senyum-senyum berarti ia”
“kalau
bukan senyum-senyum nya ke gue?????”
“ntahlah
dah nanti gue jemput lu okay. Gue juga di pilih jadi panitia “
“yah”
Beberapa
saat aku sampai di rumah. Sibuk mencari-cari baju pramuka. Dan setelah itu aku
mandi.sudah itu aku ganti baju makan dan setelah itu pamit kepada ayah dan ibu.
“bu.......Milly
pamit dulu yah....Soalnya milly di tunjuk sebagai panitia”
“hahahah
ia hati –hati yah”
Aku
menyalami ibu ku . aku pergi dan pamit. Aku jalan kaki. Namun tak masalah .
lebih baik jalan kaki dari pada naik kendaraan. Aku berjalan dengan menundukan
kepala seperti orang mengheningkan cipta.yah aku tak sanggup melihat jalan
apalagi saat ini panas terlalu terik untuk ku.makanya aku menundukan
kepala..beberapa saat kemudia aku melihat sepeda motor berhenti kearahku.
“siapa
yah”
“aduh
Milly ini gue Ahong”
“haaaaaa????????????”
“cepat
milly nanti keburu terlambat”
“gak akh
gue jalan kaki ajah”
“cepat
Milly nanti kak Qaiz marah”
“ya deh”
“ayo naik
motor gue”
“oke”
Untuk
pertama kalinya aku naik motor di bonceng sama cowok.mudah-mudahan gak ada yang
lihat.karena aku takut jadi bahan pembicaraan orang-orang. Aku anti namanya di gosipin.
Apalagi PDKT ama cowok.
“ekh,,,,
lu tau gak ,? Kak Qaiz itu orangnya aneh banget deh.....”
“Qaiz?
Muhammad Qaiz Elvino Gabriella?”
“Qaiz
Elvino? Namanya Muhammad Qaiz Elvino Gabriella?”
“ia dia
itu keluarganya gado-gado. Ibunya keturunan Jawa Korea namanya sabrina Cheonsa Kim karena dia orang muslim. Sedangkan
bapaknya Minang-kabau Spanyol.”
“oh..keren
juga pantas dia wajah lain pada yang lain”
“dia itu
diincar para cewek. Karena dia itu ganteng . namun dia harusnya bersaing dengan
Azusa yang ibunya keturunan Jepang-Minang kabau dengan ayahnya Minang kabau
Mentok. “
“ha????
Azusa orang keturunan Jepang?”
“ia
......Azusa itu pernah tinggal di Owari .itu nama desa kecilnya. Desa besarnya
aku gak tau. 6 tahun dia tinggal di sana”
Aku
menganga Azusa orang jepang? Pantas saja namanya seperti orang jepang. Aneh
sekali.
“gue gak
nyangka....pantas dia ganteng”tanpa sadar aku memujinya.
“ha????
Lo bilang apa? Dia ganteng?”kaget Ahong. Ha??? Astaga aku segera menutup
mulutku .
“berarti..............
dia blasteran dong?”
“kagak...dia
orang Minang Tulen. Karena Ibu dari Mamanya sih Azusa adalah pariaman”
“ohhhhhhhhh..........sama
dong dengan gue. Cuman gue orang bukit tinggi”
“uhm”
“oh ya .
Azusa nyeritain lo nih.katanya gue sering ketemu sama anak cewek tapi yang
setomboy lu kagak ada”
“ha???
Gue Tomboy?”
“ia”
“dari
mana tu anak ngenilai gue tomboy?gue hanya gadis yang bercaracter feminim.
Cuman gaya gue aja yang cuek”
“oh
yalah. Tapi dia ngomongnya gitu”
“oooooooooohhhhhhhhh..begitu?
tapi gue gak ngerasa diri gue ini adalah gadis yang tomboy”
Beberapa
saat kemudian,kami sampai di sekolah. Waduh ! rupanya pesertanya banyak. Mereka
sangat antusias mengikuti ekstrakurikuler ini. Namun anehnya aku lihat juga,
Azusa didekati sama calon anggota pramuka yang centil .termasuk banci juga ada
yang naksir ama dia.
“hey,,,beb,,,eke
naksir ama Yeeiiiii.............yeeiii cakep banget sih”dagu si Azusa di cubit.
“hey...banci
kaya lo bukan Muhrim nyentuh-nyentuh gue”
“hey....kita
kan satu jenis jadi eke bisa cubit pipi yey...tau gak Aqiqa ngefans banget sama
Yey dari pertama masuk. Eke kira yey Kim sang Bum . soalnya muka Yeey Copasnya
Kim Sang Bum”kata Bencong itu kemayu. Bencong itu bernama Raski.
“Copas?
Ekh, gue bukan Copas Kim sang Bum ! Muka si Bum-Bum yang NgoPas gue. Maklum
orang kaya gue itu Type mukanya gak Orisinil kaya Lo”
“ihhhhhhh
enak aja You bilang muka Aqiqa Orisinil! Muka situ kalee yang Orisinil”
“wah...........!!!
mau gue tabok”
“gak
Tinju ajah”
“ehhhhhhhhh
gue Cium juga jadi banci lu.tapi gue Normal yah........gak kaya lo. Kaya lo
jeruk makan Jeruk”
“eh nama
lo siapa sih? Dari tadi kita Ngobrol tapi Aqiqa gak tau nama Yeey ! nama Yeey
siapa sih?”
“Azusa”
“hahahahahahahahahahaahahahaahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahahaha”
“ngapa lo
tawa? Memang ada Yang lucu dari nama gue?”
“lo bisa
ngatain gue banci. Tapi nama lo kaya banci”
“enak
ajah. Ni nama cakep banget lo....bilang aja lo sirik kan . nama gue bagus sama
kaya orangnya ‘bahagia’ emang nama lo siapa sih? Bisa ngina nama gue”
“nama gue
raski”
“ondeh-mande
Raski nama lo?”
“uhm....”
“RASKI Rasukan Setan terKIni.”
“RASKI Rasukan Setan terKIni.”
“ih....eke
kira Yey muji nama eke”
“siapa
JUGHA Yang MUJHI NAMHA lo”Azusa nge Alay.
Tanpa
sadar aku tertawa menyaksikan mereka berkelahi.sumpah lucu banget. Aku tertawa
lumayan keras sampai dia terdengar. Dan dia berhenti berkelahi. Aku diam . dia
menatapku lama-lama. Aku mulai gugup dan membalikkan arah pandangan ku kemudian
membalikan badan kebelakang. Aku berjalan tidak jelas. Aduh TUHAN ??? mengapa
aku seperti orang bodoh sih !.aku tak sanggup melihat cowok yang Tampan itu.
Aku segera kekantr kemudian ambil air botl mineral karena aku Haus. Aku
kemudian duduk dikantor. Aku berdiri lama-lama. Aku menyentuh dadaku sambil
memicingkan mata dan sambil berkata.’TUHAN AKU BELUM PERNAH SEPERTI INI DIDEPAN
SEORANG COWOK.PADAHAL AHONG YANG TAK LAIN ADALAH SAHABAT LAMA KU YANG DULU
KUKENAL PERTAMA KALI SEBELUM AZUSA TIDAK PERNAH KU LIHAT GERAK-GERIKNYA. AHONG
YANG MEMBUATKU TERTAWA SELALU. ENTAH KENAPA AZUSA YANG MEMBUATKU TERTAWA DENGAN
CARA BERBEDA.?’TUHAN AKU TAU TUHAN INI ANEH . KALAU AKU MENGANGGAPNYA TEMAN
HARUSNYA AKU SANGGUP MENATAP MATANYA. NAMUN KENAPA AKU HARUS SEPERTI INI?ORANG
OON.aku menampar pipi ku. Oh....irrrrggghhhhhhhhhhtttttt aku salah tingkah.
Sepertinya aku membutuhkan sikat kutu untuk menenangkan kepala supaya tidak
gatal.
“Milly”
“ha???????????”suara
ini lagi. Orang yang barusan tertawa.
“gue mau
bawa ini Fomulir”
Azusa
!!! aku menatapnya. Kali ini aku menatapnya dengan tertunduk malu.aku tidak
tau aku mendadak kaku didepanya. Anehnya
aku tak sanggup menatapnya sampai aku pingsan.
Dan aku
tanpa sadar entah mengapa aku tertidur. Aku tidak sadar aku telah berada di
UKS. Aku lihat sekelilingnya ada kak Qaiz,Azusa,dan kakak pembina yang ada
disekitarnya dan anehnya ada adik kelas yang melihat di jendela.
“ekh.....”entah
kenapa kepala ku mendadak pusing.
“Milly
kamu gak apa-apa?”kata kakak pembina datang menghampiriku untuk mengompres
kepala ku.
“tadi lo
pingsan loooo”
“ha???”
“kenapa
lo pakek acara pingsan sih di hadapan gue? Gue bukan setan !”kata Azusa panik
“begok
lu.....gue pingsan karena gue kurang sehat”
“yeeeeeeee.........gue
di kata in begok.....! lu apaan !? panik gue tau gak loo”
Azusa
menggenggam wajahku dia menghawatirkan keadaan ku. Ha??? Dia begitu perhatian
tapi cara nya lebay.namun tindakan Azusa mungkin begitu so sweet jadinya
seperti ini. Mereka langsung sok-sok batuk keselek apalah namanya itu aku tidak
peduli tiba-tiba.
“cieeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeeee......uhuy...aham-aham.....
so sweeeettttttttttttttttttttttttt”mulailah para murid itu bersorak. Soraklah
!!!! sampai tenggorokan kering. Namun , aku bahagia karena aku diperhatikan
sama cowok dengancara seperti ini.apalagi yang khawati adalah cowok yang
benar-benar aku suka.
“apaan
sih lo Zus....lebay deh ! malu tu di lihat orang-orang !”
“ih gue
kan teman lo! Wajarlah gue khawatir !”
“makasih
ya Zus.......................”
“ya
sama-sama”dia keluar dari UKS
Karena
aku masih merasakan pusing, jadi aku merasa kurang enak. Badanku masih down. Uhm.hahahahahaha
hari ini adalah kejadian yang aku inginkan. Mungkin orang-orang sedunia yang
tau dengan kisah ku akan tertawa terbahak-bahak. Namun ini cerita yang lumayan
manis. Kapanlagi aku merasakan namanya diperhatikan oleh teman yang amat
special bagi kita.betapa senangnya hari ini.
“hai
Milly”
Beberapa
saat kak Qaiz datang .sih korea Depok.
“kamu gak
apa-apa kan”
”gak,
Milly gak apa-apa.”
“kalau
gak apa-apa kenapa kamu pingsan?”
“aaaaaaaaaaaaaaaa”
aku bingung mau jawab apa.
“oh ya?
Zusa ..........siapa itu ? apa dia pacar kamu?”
“pacar?
Gak....cuman dia teman baik. Dia anak baru”
“tapi
perhatiannya kaya orang pacaran ya...?”
”hahahahahahahaha
Tu anak orangnya lebay kak? Tapi kak selama gue kenalan ama dia, dia gak pernah
kasih perhatian lebih kaya gitu”
“uhm............berarti
dia suka sama kamu”
“hey....................kakak
ini ada-ada aja mana mungkin orang seganteng Azusa itu suka sama aku? Aku ini
jelek anak manja”
“siapa
bilang? “
“????????????????????????????”
“kamu itu
cantik.kamu itu natural apa adanya . kakak suka ngeliatnya”
“hahahahahahahaha
kakak ini ngelawak ya? Orang jelek di bilang cantik. Mata kakak rabun ya?”
“gak
..kakak jujur...”
Kenapa
kak Qaiz seperti cacing kepanasan. Aku tidak tau dari tadi dia berlagak
perhatian nanya hubungan aku dengan Azusa . sama muji aku cantik segala dan
sekarang aku lihat dia
Seperti
orang gugup.
“kakak
suka ........sama Milly”
“ha?????????????????”
“ia.........”
Mendengar
ucapan kak Qaiz aku langsung bingung mau apa.aku lebih baik baik kabur dari
pada mendengar ucapannya kak Qaiz lebih lanjut. Aku takut perkataannya membawa
nafsu.
“Milly
kamu mau kemana?”
“aaaaaaaaahhhhhhhhh
aku di panggil Ahong Daghhh”
“Milly.........tungguin
kakak Milly”
Aku
keluar tapi tujuan ku aku gak tau kemana . yang penting aku bisa kabur dari kak
Qaiz.aku capek...kepalaku masih pusing . apa yang harus kulakukan didepan kak
Qaiz esok. Mungkinkah aku harus pura-pura gak kenal? Entahlah cowok emang susah
di mengerti. Apalagi cowok agresif seperti Kak Qaiz. Dari pada aku ambil pusing
aku langsung kemeja panitia untuk mengambil Hordcarde. Tapi sebelum itu aku
duduk sejenak. Beberapa saat aku
dihampiri oleh teman satu Tim pramuka yang bernama Metta. Aku melihat
Metta yang membawa kotak susu Ambar beserta Roti. Dia membawakannya untuku.
“hai
meta....”
“hai juga
Milly...........”
“romantis
banget lu jadi teman bawain roti sama susu”
“emang
gue romantis, oh ya ini buat lo . lo makan”
“ya deh”
Aku
menerima pemberian Metta. Sambil melihat berapa
banyak anak-anak yang ingin ikut pramuka.
“anak-anak
itu gue gak yakin mereka ikut pramuka . pasalnya mereka harus hafal
dasadharma.hihihihihihiihihihihihihihihi”
“uhm oh
ya Milly anak yang perhatian ama lo itu yang ganteng amat itu siapa namanya?”
“aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
yang mana?”
“itu....yang
baru masuk anggota pramuka?”
“oh
Azusa. Emang kenapa?”
“anak
–anak itu pada bahas Azusa Vs Kak Qaiz mulu bosan gue.........mereka kaya buat
dua kubu dalam barisan”
“kubu?
Hahahahahahahahahahahahaha untuk apa bocah-bocah buat kaya begituan?”
“i Don’t kNow”
“mereka
sama ganteng. Jadi biarin aja lah”
“ya
deh.....”
“oh ya
gue cabut dulu yah soalnya gue disuruh sama pembina nih untuk jadi panitia”
“gue juga
ikut dong”
“ayooo”
Aku dan
metta datang kesana . aku lihat anak-anak itu pada mati kepanasan sampai disana
aku disambut dengan baik oleh kakak pembina. Mereka malah memujiku dengan nada
berlebih-lebihan.namun tak apa-apa ini adalah suatu kehormatan.
“Kak
Milly ini adalah pemenang Lomba semaphore Nasional setingkat SMP”
Mereka
tepuk tangan. Lalu mereka diseleksi satu/satu. Mereka harus hafal 2 janji yaitu
janji siaga dan janji penggalang. Janji satya tingkat dasar pramuka . apabila
mereka tidak hafal mereka belum pantas jadi anggota pramuka. Namun mereka sudah
hafal kedua-duanya mereka berhasil masuk ke anggota pramuka.aku duduk dengan
gaya boss. Yah itu yang harus ku lakukan untuk para pemula yang ingin masuk
anggota pramuka. Sikap seorang senior aku harus perlihatkan dari sekarang.
“janji
DasaDharma dan trisatya cepat !”
“Dasadharma
:aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
1.menjalankan
kewajiban ku terhadap Tuhan dan negara kesatuan republik indonesia dan menurut
aturan keluarga.
2.setia
hari berbuat kebaikan”
“itu
Dwisatya ,sekarang Dwidharma “
“1.siaga
itu menurut kepada ayah bundanya .2.siaga itu berani tidak putus asa.”
“bagus
kamu lulus ujian pertama sekarang kamu hafal Trisatya”
Begitulah
seterusnya sampai aku tertidur di meja. Hingga tanpa sadar aku di bangunkan
oleh azusa.
“oey...............”
“uhm”
“nih
minum..........gue beli Coffe nih”
“azusa
gue lagi mimpi indah nih lu malah nggangguin gue”
Perasahabatan
ku dengan Azusa semakin erat. Walau aku sebenarnya tidak ingin menganggap Azusa
seorang sahabat . namun aku ingin menganggap dia pacar. Tapi kalau anggap dia pacar
harusnya aku sadar diri juga.Azusa pasti menginginkan gadis berotak
pintar.tidak seperti aku berotak pas-pasan.
“Milly...gue
pengen ngerasain namanya pacaran. Enak gak ya pacaran itu?”
“hmmm,
pacaran ? entah gue gak tau. Gue belum pernah pacaran makanya gue gak tau”
“oh ya
milly cari in gue cewek dong, please”
Aku yang
menikmati coffe langsung keselek. Ah? Si Azusa minta cari in pacar? Sama aku.
“iya
...yang cantik kalau bisa”
“kenapa
gak sama gue ajah?” aku bertanya sekaligus berkata jujur dengan perasaan ku.dia
ketawa. Mungkin dia kira aku bercanda kali ya?. Uhm aku yakin pasti dia bilang
gak mau.
“kalau
gue pacaran sama lo, kalau hubungan kita udah berakhir pasti kita berantem. Gue
gak mau. Lagian gue cuman anggap lu kaya adik sendiri”
Jadi dia menganggap
ku adik. Yah , gak apa-apa. Asalkan jangan menganggap ku musuh ajah.aku lesu
aku tahan rasa kecewaku. Tau gak kamu azusa. Aku berharap banget di cintai
kamu. Sayang, kamu gak mau. Pengen nangis! .Tuhan, kukira mendapatkan Azusa itu
gampang ternyata susah. Aku Yakin, pasti Azusa itu Typenya tinggi makanya dia
gak mau ama aku kali L .
“Lo
kenapa?”
“gak ada
, Lo cuman anggap gue adik....baguslah kalau begitu”
Aku harus
tersenyum. Ditolak mentah-mentah memang memalukan. Aku berusaha nahan rasa
kecewa ku . aku tahan tangisku. Oey....!!!! belum pernah aku merasakan namanya
menangis ! apalagi menangis karena cowok. Azusa berhasil melakukan Itu.Aku
Nunduk aku berusaha ketawa kaya orang bercanda.
“hahahahahahahahahahahaha
lo ini...Azusa gue kan cuman bercanda”
“oh Ya?
Eh.....kalau beneran juga gak apa-apa”
“uhm” aku
berusaha tersenyum didepan orang stupid ini. Azusa dari tadi senyum-senyum
ajah. Kenapa dia yah? Oh ternyata dia melihat Metta.
“Metta
Cantik Ya Zus” aku tersenyum
“iiiiiiaaaaaaa....”
“lu mau gue
comblangin lu ama dia. Dia masih single loh”
“ha????
Yang benar?”
“ia dia
masih single”
“oh......emang
gue akuin dia cantik sih. Apa dia mau gak ama gue?”
“Pasti
mau...masa cowok kaya lo dia gak mau. Coba aja Lu nembak dia”
Ternyata
dia lebih tertarik sama Metta dari pada aku. Aku sadar aku banyak kurang. Jadi
aku perlu koreksi diri ajah.kecewa buat apa juga


Komentar
Posting Komentar