My Baby Online 1

aku dilahirkan di Pekanbaru 15 Mei 1996. aku dibesarkan dengan kota yang rata-rata paling banyak kelas atas. dan itu paling banyak disekolah ku. aku kabur dari kota itu. kota yang penuh kenangan dimana aku menemukan cinta pertamaku bernama Safar yang tampan mirip dengan Aliando. namun dia terkesan kemayu. bila dia bernyanyi, suaranya mirip dengan Justin Biebier. aku menjalani cinta monyet pertama kali ketika aku berada disebuah MDA. malang nian nasibku yang terpaksa menerima cinta dari anak kecil.
anak kecil yang tidak boleh mengenal cinta-cintaan. dan ketika aku masuk SMP, semua mulai sirna kenangan kelam. ternyata Fadhil yang agak kemayu itu, adalah banci kaleng diatas banci. maksudku adalah dia pro bencong dibandingkan dengan bencong yang sebenarnya. bencong diera Modern mungkin dia akan setia dengan pasangannya. dan itu sudah terjadi.
tapi beda dengan dia, emang ganteng sih bray.... namun sayang dia berani pasang 21. 21 orang anak orang di gaetnya.  aku yang kelima...bodoh menyesal mencintai seseorang yang amat sangat jahatnya. dan anehnya kudengar dia suka dengan lelaki juga .ekh...aku mau muntah. ditengah sakit yang mendera tubuhku ini, aku masih ingat dengan kenangan masalaluku yang amat kelam. tentang cinta yang amat menyanyikan. berulang kali aku ditoreh oleh Luka, dan inilah kisahku.:

aku bersekolah :
aku SMP di SMP 18 Pekanbaru. namun aku pindah lantaran aku tidak lulus karena kegagalan yang mendera. awalnya aku kuat. namun ketika aku melihat ibuku menangis, aku merasa bersalah dan berdosa besar. padahal dalam ujian aku berusaha untuk jujur. namun aku tidak tahan dan melemparkan semua buku-buku.
"ih......."
"sudah nak jangan menangis . mungkin ini  bukan rejeki kamu nak"
"ibu, aku sudah berusaha Jujur tapi kenapa keberuntungan tidak berpihak kepadaku ibu?"
ibuku berusaha merangkulku dengan kasih sayang. karena insiden itu aku tidak tahan dengan kesalahanku. namun aku tidak memilih jalan untuk bunuh diri. aku tetap melanjutkan hidupku. bagiku sedih hanyalah sebentar. untung saja orang tuaku sangat baik hati. dan aku merasa bersyukur dilahirkan dari keluarga yang seperti ini.
3 bulan aku meratapi kesedihanku. dam 3 bulan pula aku merasa sedih selalu.
"Haloooo"
"lis , bantuaknyo Lis pindah kapariaman. amak indak ado yang manjago doh"
"kalau takah tu minta persetujuan anak dulu jo beko inyo ndak amuah sorang-sorang doh"
"aa iyolah ndak baa doh"
mendengar itu , aku mulai bersigap. 

Komentar

Postingan Populer