Vanilla Twilight 3 and the Faucets stone



Vanilla tidak melupakan kejadian yang ia alami. Sekarang dia berada di Stasiun . dia melihat kereta yang berhenti didepannya. Kereta Full AC. Semua orang turun satu persatu karena mereka akan beraktifitas. Vanilla mencari kereta menuju Bekasi. Dan dia menggunakan peci. Tapi diselipkan dengan gaya anak muda masa kini. Dicampus tempat dia mengajar, dia dikenal sebagai dosen Rocker. Karena penampilannya yang santai dan elegan membuat banyak mahasiswi yang jatuh cinta dengannya. Lagian dia dosen paling keren dan tampan disana. Distasiun banyak mahasiswi melambaikan tangannya seraya tersenyum kepadanya. Tapi dia tidak peduli. Dia tidak akan menganggap para gadis itu ada.
Kecuali,hanya satu Menik Permata Twilight. Seorang wanita yang ia temui didalam mimpi. Sedang membeli karcis menuju Bekasi.setelah membeli karcis, gadis itu berjalan menuju tempat duduk. Dia tersenyum pada Vanilla.
“hi, sendirian?”
“hmm..ya begitulah”
“memangnya kamu mau kemana?”
“saya mau ke Bekasi. Mau ke wilayah Proyek”
“ngapain?”
“mau ketemu dengan Om Egi”
“benarkah?”
“ia......”
“saya kenal dengan Om Egi. EGI WINATA.”
“benarkah?”
“ia”
“oh...”
“hmm” Vanilla tersenyum manis mendengar ucapan dari Menik.dia teringat kejadian dimana Ruffi bertemu dengan Rinka kali terakhir.
“oh ya? Ruffi gimana? Apa dia masih mendoakan Rinka?”
“masih. Malahan Ruffi masih sendiri semenjak Rinka benar-benar pergi jauh. Tiap hari kekuburan tanpa absen”
“ya iyalah . begitulah penyesalan seorang pria ketika jauh dan tidak tau bagaimana perasaan terhadap orang yang dia cintai itu meninggal karena dia”
“kamu kan dosen. Apa kamu tidak tertarik mencari seorang istri? Lagian kamu kan ganteng”
Vanilla terdiam ketika ditanya. Dia menatap Menik dengan tatapan yang begitu dalam. Oh, sungguh pemandangan yang begitu indah baginya. Namun disisi lain, ingat akan pelajaran bahwa tatapan pertama adalah Nikmat, yang kedua adalah panah setan.
Dia melihat cincin dijari Menik. Dia agak cemburu ketika melihat cincin itu. sepertinya itu cincin dari orang yang dia suka.
“itu cincin siapa?”
“oh, ini cincin pemberian Almarhum ibu. Hanya dengan cincin saya mengingat semua yang ibu berikan”
Dia mulai lega. Ternyata bukan dari pacarnya.
“untung. Kalau saya punya uang saya akan membeli cincin yang bagus kalau kita akan menikah kelak” katanya tanpa sadar membuat Menik terdiam
“aaaah, maksud aku. Kalau ada seseorang yang membelikan kamu cincin. Baik itu pria , dia akan membelikan kamu lebih baik dari itu”
“hmmmmmiyalah”
Para mahasiswi yang melihat Menik berbicara dengan Vanilla, mereka agak cemburu. Membuat Menik merasa tidak enak.
“aku mau beli minum dulu yah”
“ah, ia....”
Menik meninggalkannya. Para mahasiswi datang ketempatnya. Dia agak Risih dengan mahasiswinya ini. apalagi yang menampakan(BREAST) didepannya. Membuatnya langsung berpaling. Wanita itu cantik . namun dia tidak tertarik. Dia menggunakan cincin besar. Cincin itu pernah dia lihat. Waktu itu ketika dia berjalan-jalan ke Korea selatan. Warnannya merah hati. Dan dia mengeluarkan Cahaya dengan sendiri. Padahal cincin itu terbuat dari kayu.
Agahtha Harris. Wanita itu dari dulu mengincar Vanilla Ferdinand semenjak dirinya masuk SMA. Dia selalu tampil prima. Banyak para pria memuja kecantikannya. Padahal waktu dulu gadis itu adalah gadis yang buruk rupa. Menjelma menjadi seekor angsa betina. Agatha berusaha memakai pemikat demi mencintai Vanilla. Namun sampai saat ini tidak berhasil.justru dia mendekati Menik. Dia heran mengapa dia bisa begitu dekat dengan Menik yang selama adalah gadis yang pendiam.
Malahan dia sangat sombong dengan Vanilla. Mendadak tiba-tiba dekat dengan Vanilla. Tapi bagi Vanilla gadis seperti Agatha adalah gadis yang tidak menarik. Ini membuatnya agak bingung. Sementara Menik bertemu dengan Carissa sahabatnya yang begitu menyayanginya. Dia bercerita tentang perasaannya kepada Ruffi.
“gue bosan ngantarin dia kekuburan terus”
“hahahaha. Gak apa-apa. Tapi jangan berdua-duaan terus. Karena ada orang ketiga yang dapat memancing nafsu diantara dua manusia berlawanan jenis”
“ia....oh ya lo sama Vanilla, cie...cie....sama dosen ganteng”
“ush diam....jangan keras-keras.”
“tapi lo kayaknya kudu bersaing secara sehat. Sebab,ada yang dari dulu tergila-gila dengan Vanilla”
“siapa?”
“Agatha Harris”
“uhm? Siapa itu? “
“kenapa lo nanyanya ngotot banget?”
“mana ada gue ngotot !!!”
“cie...cie...ngotot”
“dah terserah lo. Mau gue ngotot atau apa”
Menik langsung berighstigfar. Benarkah dia cemburu? Padahal dia baru kenal dengan Vanilla . hanya sekedar dalam mimpi.
Beberapa saat kereta datang, mereka satu gerbong dengan Vanilla, dan juga Agatha and the Gank. Didalam kereta, Agatha begitu banyak diintai para lelaki. Karena dia mempunyai pesona yang amat tinggi. Kecantikannya membius kaum lelaki kecuali Vanilla yang hanya menatap jendela dalam perjalanan. Dan dia hanya berani berbicara dengan Menik dan satu lagi hanya dengan Carissa.
Agatha menatapnya dengan penuh senyuman. Dia memang dari dulu jatuh cinta dengan Vanilla, meski pada akhirnya Vanilla tidak begitu acuh padanya. Tapi semenjak gadis itu datang dia agak ngotot.
“Menik, Carissa nanti kegiatan kalian apa?”
“kalau aku mau ngaji. Mau ke Masjid. Semenjak kejadian itu, aku ingin meningkatkan keimanan dan ketakwaan”kata Menik.
“lo mau ngaji Menik? Gue juga mau dong !!!! “kata Carissa teronjak-onjak.
“eh, ia..ia”
“gue bosan ngantarin si Ruffi kekuburan. Kerjannya nangis mulu. Pertapa gak jelas”
“hahahahahahahahahaha . cie...cie...jadi lu ngantarin si Ruffi kekuburan? Mau ngapain” tanya Vanilla.
“mau pesta kawinan. Yaiyalah gue nemanin dia ziarah.”
“ziarah? Apa ziarah?” tanya Menik mulai menggoda.
“lo bedua kerjanya godain gue. Lo tau gak, lo bedua ibarat lagu yang judulnya gak akan pernah pisah dari siapa kalau gue rasa yah? Owl City Vanilla Twilight. “
“apaan sih gaje lo.” Kata Vanilla malu.
“lo dosen, tapi ngomongnya, lo –gua-lo-gua. Sementara Menik. Kamu ? aku? . eh....cumi”
“suka-suka gue dong...itu panggilan istimewa” Vanilla ketus lagi. Dia menutup mulutnya . dia tidak bisa bicara apa-apa.melihat itu Agatha mulai sedih dan agak patah hati.dia mengelus-ngelus cincinnya. Dan dia membacakan mantra . tapi anehnya, mantra itu tidak mempan kepada Vanilla.kenapa? biasanya cincin ini bisa memikat langsung kepada hatinya. Kenapa ini tidak bisa.membuat dia sedikit bingung.
Agatha mencoba mendekati Menik dengan tenang. Dia berusaha untuk tersenyum didepan Menik. Membuat Vanilla agak sedikit risih dengan pemandangan ini.
“Hi..Menik. kenalin nama aku Agatha Harris”
“oh saya Menik. “
“kamu udah sadar ya?saya dengar kamu sakit.kita sekelas lo. Iakan pak Vanilla?”
Tak ada respon sama sekali. membuat Agatha agak sedikit bingung dengan respon yang diberikan oleh Vanilla. Terkesan sok kenal, sok dekat.
“Pak Vanilla? Kok diam sih?”
“hmm, saya lagi sakit tenggorokan”
“oh....sakit tenggorokan. Kok ngomong sama Menik gak ada suara batuk?”
“hmm saya ngomong sama siapapun itu bukan urusan kamu “ kata Vanilla dengan tegas . Agatha marah. Dia lalu pergi dari hadapan Vanilla. Beberapa saat kereta berhenti. Vanilla mengikuti Menik. Agatha mengikutinya dari belakang. Dia penasaran apa yang dia lakukan terhadap Menik. Tidak biasanya dia leluasa berbicara dengan perempuan termasuk dirinya. Tapi dengan Menik begitu blak-blakkan? Apa rahasianya sehingga Vanilla begitu tertarik padanya?
Vanilla bingung mau menjawab apa. Yang jelas, dia memang tidak suka dengan wanita itu yang selalu menguntitnya kemanapun dia pergi. Meresahkan , tidak bisa bergerak. Perempuan itu agak kesal. Apalagi dengan menik yang kini menjadi saingannya. Membuat Menik garuk-garuk kepala dengan kejadian hari ini.
Hari ini jam nya. Semua mahasiswanya merindukan dia.  dosen Rocker yang terkenal dengan gayanya yang keren. Dia masuk dengan 3 orang wanita yang menjadi mahasiswanya.
“Wedeh, pak keren yah. Baru sembut udah gaet 3 anak orang”
“berbahaya”
“diam...mulut kalian ntar bapak sumbat dengan air minum. Menik, Carissa silahkan duduk” kata Vanilla.
Agatha merasa agak bingung, kenapa dia tidak disuruh dudk.
“saya gak disuruh duduk pak?”
“oh, ia saya lupa. Kamu gak duduk?”
“oke !! saya duduk.!!” Agatha marah.
Dia duduk disamping Menik dengan tampang masam. Dia memakai bedak. Agar dia tetap tampil cantik didepan Vanilla. Semua mahasiswa mengeluarkan buku catatannya diatas meja.
“saya gak tau apa menariknya kamu Menik. Tapi saya jujur saja saya tidak suka kamu terlalu dekat dengan Vanilla. Setahu saya, Vanilla tidak terlalu mudah mendekati Wanita. Tapi kenapa dengan mudah dia mendekati kamu. Jangan-jangan kamu yang mendekati dia” Tanya-nya dengan sinis.
“eh, Agatha, dia dekat dengan saya karena kami dulu satu Rumah sakit. Jadi kami ketemu dirumah sakit.saya tidak tau kalau dia sulit bergaul dengan wanita” kata Menik dengan tersenyum.
“lalu kenapa kamu bisa mendekati dia. begitu dia juga??”
“Agatha, apakah kamu cemburu? Suka hati dialah pak Vanilla dekat sama siapa?” Carissa datang membela Menik.
“sulit gue duga, lo cewek gatel yang pernah gue temui”
“AGATHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!!!”
Vanilla marah, ketika Agatha bilang seperti itu kepada Menik.
“diam !!!”
“saya lagi menerangkan . kenapa kamu susah sekali diatur” tanya Vanilla dengan Jengkel
Baru-baru fenomena ini batu cincin sudah merajalela. Tidak kenal laki-laki dan perempuan semuanya memakai batu cincin. Kecuali, Ruffi,Carissa , dan juga Vanilla. Mereka tidak tertarik dengan tren pada saat ini.
“oh ya? Menik mana?” sesuatu ada yang kurang ada pada dirinya.
“ya Ampun Pak Vanilla tiada hari tanpa Menik” Carissa geleng-geleng kepala sambil tersenyum.
“Lo sendiri, tiada hari tanpa menemani Ruffi kekuburan”
“Ya Ampun Carissa jadi lo nemanin Ruffi kekuburan? Ngapain?”
“lo sih”
“lo kalau gak mau ngantarin gue ya sudah. Gue gak maksa”kata Ruffi makan dengan santai.
“Tapi lo mau kan Carissa?” goda Vanilla.
“pak, lebih baik bapak urus nilai mahasiswa yah pak”
“ya Ampun garangnya. Gue dosen PA lo.dan dosen PA Menik”
“menik, Menik, Menik.....”
Menik datang kekantin. Dia dimarah-marahi oleh Agatha Harris yang melarangnya untuk selalu tidak terlalu dekat dengan Vanilla.
“Hanya gue yang bisa dekat Vanilla !!”
“Hey, lo mau dekat sama Vanilla itu seterah lo. Gue gak ngelarang !!!”
“tapi kenapa hubungan lo semakin dekat dengan dia !!?? gue menanti dia selama bertahun-tahun sejak gue sekolah. !!! tapi kenapa gue gak bisa mendapatkan hati dia ?!!. seharusnya gue yang mencintai dia terlebih dahulu”
“kenapa lo seolah-olah nyalahin? Gue” Menik heran
“lo memang salah !!! lo sampai kapanpun gak pernah memiliki Vanilla”
“Agatha , cinta itu hak manusia. Seterah dia mau jatuh cinta sama siapa asal dia tidak jatuh cinta sesama jenis baru gue bisa marah “
Tiba-tiba Vanilla datang menghampiri mereka yang tengah ribut. Agatha menangis didepan Vanilla. Membuat pengunjung kantin kampus melihatnya. Vanilla menarik tangan Menik. Agatha menangis melihat pemandangan itu.
“sepertinya kamu salah menarik tangan orang !!” Agatha geram dengan semua itu.
Vanilla tidak peduli dengan omongan yang dilontarkan oleh Agatha . baginya Agatha sudah gila.dia membuang cincin yang dia percaya sebagai pemikat pria. Dia mencampakkan cincin itu dalam tong sampah. Dan pergi kesuatu tempat dengan mobil yang dia kendarai.
Dia cabut dari mata kuliah yang dia ambil hari ini demi mencari seseorang yang memberikan cincin ini. dia tidak senang dengan perlakuan yang dia terima dari Vanilla Ferdinand. Dia berjalan menuju mobil yang dia kendarai. Agatha tidak terima dengan semua itu. itu adalah pelecehan baginya.
Beberapa saat kemudian, sampailah dia disebuah rumah yang terkenal angker sekali. disana bertemulah ia dengan seorang dukun.
“Yoon Geun Bi. “
“hi...Agatha”
“kamu memberikan batu Giok untuk saya. Semua pria terpikat dengan saya.tapi kenapa dia tidak tertarik dengan saya”
“siapa ?”
“kamu tau siapa yang saya ceritakan untuk kamu? Vanilla Ferdinand. Padahal saya sudah mengusap cincin itu berkali-kali didepan dia. tapi tidak ada reaksi satupun”
“mana cincin yang kamu pakai?”
Dia menanggalkan cincin itu.
“kamu harus percaya dengan cincin ini. cincin bisa memikat orang yang kamu cintai”
“tapi tidak berhasil”
“tidak berhasil?” Yoon Geun Bi mengeluarkan sebuah cincin yang dia pakai. Cincin itu berwarna itu.
“ini batu cincin Giok yang lebih kuat. Kamu gunakan cincin hanya sebagai cadangan. Jika kamu tidak berhasil mengguna-gunai dia, maka cincin ini akan membunuh diri kamu sendiri, apakah kamu siap?”
“ah, baik saya siap. Demi cinta saya dengan Vanilla.saya harus mendapatkan dia”
“usap cincin itu. didepan Vanilla.dengan syarat jika Vanilla memiliki spritual yang tinggi maka jangan harap kamu dapatkan dia.kamu bisa mati dengan cincin yang kamu pegang ini”
Dia menggenggam cincin warna hitam itu. dia amat senang mendapatkan cincin yang lebih unggul dibandingkan dengan cincin sebelumnya. Terlebih lagi cincin itu sangat bagus sekali dan berharap dia mendapatkan Vanilla.

“saya Minta maaf atas perlakuan saya tadi. Saya memegang tangan kamu dengan lancang”
“Vanilla? Saya ingin tanya satu hal?”
“apa?
“apakah kamu ada rasa dengan saya?” Tanya Menik dengan serius.
“jika ada, jangan kamu tampakkan untuk sementara ini. ada gadis yang menyukai kamu. Tidakkah kamu pertimbangkan perasaannya?”
“begini saya tidak mau pacaran. Gadis seperti Agatha tidak baik untuk dijadikan pacar apalagi pendamping hidup. Sekalipun dia mengajak saya pacaran saya tidak mau karena pacaran itu adalah jalan menuju pintu zina. Saya takut merusak perempuan”
“sekarang berikan saya alasan kenapa kamu tidak suka dengan Agatha? Diakan cantik”
“Menik, bagi saya cantik itu Relative. Apa gunanya cantik kalau akalnya tidak jalan. Apa gunanya cantik kalau otaknya tidak digunakan untuk berfikir. Dan minim akhlaknya.apabila seorang pria mencintai wanita karena imannya maka nilai satu. Jika wanita itu cantik tambahkan 0 dibelakangnya menjadi 10. Jika wanita itu dari keturunan baik-baik tambahkan nol dibelakangnya jadi 100 jika wanita itu itu kaya tambahkan nol dibelakangnya 1000 tapi jika dia memiliki kecantikan, keturunan baik-baik, harta tapi tidak memiliki akhlak nilainya 0”
“Jadi intinya kamu menolak Agatha hanya karena itu? jangan berpikiran negative loh. Siapa tau dia yang terbaik”
“Menik, kamu gak tau apa-apa soal Agatha Harris. Ada alasan terkuat mengapa saya tidak bisa jatuh cinta sama dia. dia tidak bisa menjaga dirinya sebagai perempuan”
Menik terdiam. Vanilla memberikan pengertian yang tidak bisa dijangkau oleh Menik. Vanilla pernah hampir mati karena sebuah cincin yang dipegang oleh Agatha . temannya pernah meninggal gara-gara sebuah cincin yang diberikan oleh Agatha Harris. Dan dia teringat dengan pertanyaan Menik tentang perasaannya. Akankah dia harus mengatakannya? Dia bingung mau menjawab pertanyaan dari Menik.
“saya tidak bisa menyampaikan perasaan saya untuk sekarang ini.karena kamu bukan Mahram saya. Itu sayangnya saya tidak bisa mengatakannya sama kamu. Saya harap kamu bisa mengerti apa maksud saya Menik”
Kata-kata itu tersimpan di Memori Menik. Dia hanya bisa menghela nafasnya. Vanilla menjauh dan malas berbicara tentang Agatha.
Sebenarnya Agatha adalah penyembah berhala. Mempercayai benda-benda ghaib yang bisa membuatnya mendapatkan segalanya. Akan tetapi dia berusaha menutupinya. Orang tuanya adalah seorang beragama yang kuat. Akan tetapi Agatha keluar dari agamanya sendiri lantaran tidak ada yang berpihak kepadanya.
Itulah yang membuat Vanilla benci kepada Agatha dan mencap Agatha sebagai gadis yang bodoh dan berpikir dengan jangka yang amat pendek. Beda dengan Menik. Gadis sederhana. Baik hati, dan membuatnya jatuh hati sejak pertemuan mereka dia Alam mimpi. Dan pikirannya tidak bisa lepas dari Menik.
Dia tidak bisa mengatakan perasaannya karena Menik bukanlah Mahramnnya. Terlebih lagi, dia belum mempersiapkan segalanya untuk melamar gadis itu.
Malam hari Agatha memakai cincin itu dengan segera. Dia tidak mau memakai cincin itu sebagai cadangan. Dan dia segera meletakannya di jari itu. sebelum tidur Agatha menatap foto Vanilla dengan tatapan penuh makna.dia mencintai Vanilla sejak ia kecil sampai dia dewasa.

Esok:
Agatha memakai cincin itu. cincin itu kelihatan manis dijarinya. Membuat laki-laki tampak terpukau dengan cincin yang dikenakan oleh Agatha. Tiba-tiba datangnya seorang laki-laki yang menghampirinya dengan penuh senyuman. Laki-laki itu keturunan Norwegia . namanya Ney William.
“cincin kamu bagus Agatha”
“oh ya Ney?”
“ia apa yang kamu pakai selalu cantik”
Agatha tersenyum sambil mengelus-ngelus cincinnya.
“ini cincin pemberian seseorang . saya sangat menyukainya” Agatha menanggapinya dengan santai.
Ney tiba-tiba terdiam sejenak. Kepalanya goyang-goyang sendiri ketika melihat Agatha. Agatha heran dengan apa yang dilihatnya.
“Ney?”
“hmmm”dia tersadar.
“Ney?”
“Agatha, nanti malam saya ada acara makan malam. Kamu mau menemani saya kan?”
Agatha bingung.
“Ayolah Agatha”
“oh, baik-baiklah.”
Agatha bingung . dia masuk kedalam kelas yang dia ambil . mengapa yang kena adalah Ney William. Membuat dia berkerut kening. Dia duduk sambil menggenggam batu cincin yang yang dia pegang. Tiba-tiba dia teringat sesuatu yang ia lakukan. Oh ya Ampun, dia mengelus-ngelus cincin didepan Ney.
“kenapa harus Ney?”
“Ada apa Agatha? Kenapa kamu mengelus-ngelus cincin?” tiba-tiba Vanilla datang dengan Menik and the gank. Dia mengelus-ngelus cincin itu didepan Vanilla. Tapi ketika mengelus-ngelus cincin itu. tiba-tiba dia merasakan seseuatu yang aneh didalam dirinya. Dia merasakan sakit didada. Hidungnya berdarah secara tiba-tiba. Menik kemudian khawatir.
“Agatha kamu tidak apa-apa?”
“jangan sentuh gue !!! pergi”
Agatha pergi keluar dengan tergesa-gesa dari kelas.sampai diluar dia pergi kekamar mandi. Dia membersihkan darah dihidungnya dengan menggunakan Tissue. Dan anehnya dia merasakan sedikit pusing dikepalanya. Dia heran mengapa ini tidak ada reaksi dengan Vanilla. Dan anehnya justru yang kena adalah dirinya. Dia geram dan kembali keluar dari kampus.
Menik heran, mengapa dia suka mengelus-ngelus batu cincin yang dia pakai? Dia menatap Carissa dan yang lain . aneh, benar-benar aneh . dia menatap Vanilla dengan penuh harapan namun dengan keadaan hidung yang berdarah.
Semua orang terpana melihat kejadian ini. ini tidak masuk diakal. Mengapa dia mengelus-ngelus itu didepan Vanilla ? semua duduk. Lagi-lagi kursi Agatha kosong. Kali ini mereka belajar tentang desain Grafis bersama dengan Vanilla.
“jika kamu menggunakan To Curve pada objek yang anda gambar di Corel maka dia akan berubah bentuk. “
“berarti kalau kita mengubah petak jadi daun, gampang caranya yah?”tanya Carissa
“ia... begitu” Menik senyum.
Vanilla mengajar, tiba-tiba ada burung merpati masuk kedalam kelasnya secara tiba-tiba . membuat para mahasiswa bingung dari mana burung itu berasal. Dia membawa surat untuk Vanilla. Semua orang terkesima melihatnya. Apalagi Menik dan Carissa yang tercengang.
“Surat? “
“gue jadi ingat Film Harry Potter” Kata Ruffi senyum.
Bukan hanya Vanilla saja. tiba-tiba ada burung Wallet datang ke kelas yang sama. Kali ini yang dapat adalah Menik.
“Surat? HAYATI...BATANG KAPAS”
“hey? Batang Kapas. Itu daerah Painan” kata Carissa.
“Ha??”
“ia, kampung halaman bapakku. Gue punya teman namanya Muhammad Abu Jandal. Dia cinta pertama gue” Kata Carissa jujur.
“Saya dapat surat dari Muhammad Abu Jandal”Kata Vanilla.
Mereka heran. Menik penasaran dan langsung membuka Amplop dan membaca surat yang dia dapat dari burung wallet itu. dia membacanya dengan saksama.


Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakkatu
Apakabar Ukhti,ini saya Hayati dari Batang Kapas. Saya berharap Ukhti dalam keadaan sehat wal’afiat.Ukhti, saya merindukan Ukhti, begitu juga dengan Sabilla . kami semuanya aman disini. Saya harap Ukhti juga.
Saya ingin bercerita serta memberikan Informasi untuk ukhti.di Batang Kapas para penduduk sedang mengalami pancaroba yang sangat aneh. dimana semua orang memakai batu cincin. Dan lucunya mereka sering memamerkan batu cincin. Awalnya saya mengira untuk sekedar kesenangan karena mereka memang hobby memakai aksesories.tapi setelah itu pengalihan hobby berubah ketika ada seseorang dikampung saya mempercayakan kekuatan Magis yang terdapat pada cincin yang mereka pakai.
Mereka percaya cincin itu digunakan sebagai pemikat hati pria serta pembawa keberuntungan. Sehingga mereka lupa akan Allah yang maha kuasa. Oleh karena itu berhati-hatilah Ukhti. Karena guna-guna sedang merajalela. Apalagi saya mengalami kejadian dimana salah seorang penduduk dikampung kami meninggal akibat umpan balik yang ia berikan kepada jin yang terdapat dalam Jin itu. dia kalau tidak salah memakai cincin warna hitam yang berjenis GIOK.katanya bila orang itu tidak memiliki spritual yang tinggi maka guna-guna itu akan mempan ke target yang kita tuju. Tapi kalau seadainya pria itu memiliki spritual yang tinggi maka perlahan-lahan akan memakan tubuh sipengguna batu cincin itu sendiri.
Ukhti, dikampung kami ada yang meninggal karena diguna-guna. Ceritanya sipria yang terkena guna-guna meninggal sehabis mengajak wanita itu jalan. Semoga Allah melindungi Ukhti, Vanilla dan teman terdekat Ukhti Assalamualaikum


JAZAKILLAH KHOIR...
HAYATI.
 






















“Apa isi suratnya Menik?” Tanya Vanilla.
“Fenomena batu cincin. Orang percaya tentang batu cincin sekarang ini. saya tidak mengerti mengapa? Dan banyak orang meninggal karenanya”
“wah bahaya juga “ kata Carissa.
“Batu cincin yah Menik? Teman aku ada yang meninggal karena batu cincin itu.”kata Ruffi.
“Tapi yang dimaksud Hayati disini siapa? Ah...atau jangan-jangan” Menik tiba-tiba teringat Agatha yang memakai batu cincin yang dia pakai. Saat semua Hening tiba-tiba Ney datang.
“Mana Agatha?”
Agatha datang menemui Yoon Geun Bi . dia datang dengan tampang sedikit kecewa. Dia mendobrak dukun asal korea itu. hingga membuat dukun itu sedikit kaget.
“hey Agatha !!saya sedang pertama”
Agatha menarik kerah baju perempuan paruh baya itu. matanya membesar.
“katakan sama saya kenapa cincin gak mempan kedia”
“dia ? kamu sudah mencobanya”
Agatha tersungkur dia mulai gila. Dia menangis didepan Yoon Geun Bi
“tenang..tenang”
“saya mencintai dia sudah hampir 12 tahun. Tapi sedikitpun dia tidak pernah memperhatikan saya. Lalu saya bertemu dengan anda. Saya berharap dengan Anda karena anda adalah orang yang sakti yang bisa mewujudkan impian saya.”
“sebenarnya apa yang terjadi sama kamu?”
“ketika saya mengusap cincin itu yang kena adalah Ney William. Dia bukanlah sosok yang saya cintai. Ketika dengan Vanilla, tiba-tiba dada saya sakit dan hidung saya berdarah”
“Haruskah saya memendam rasa ini sendirian. Saya ingin dia tau”
“Hm...begini . coba kamu pakai Ney itu untuk membuat dia cemburu. Laki-laki akan cemburu jika kamu dekat dengan pria lain”
“ia yah. Kenapa saya tidak terfikir oleh saya”
“berfikirlah dengan panjang. Kamu sudah dewasa apakah kamu akan terus seperti ini?”
“Geun Bi...kamu gak pernah merasakan bagaimana posisi saya. Saya mencintai Vanilla. Seperti sekarang. “
“seperti apa orangnya Vanilla? Sehingga kamu merasakan hal yang seperti ini?”
“saya tidak tau”
“kapan-kapan kamu bawa dia kesini. Jika dia tidak mau pertemukan saya dengan dia”
“baik...”
“jangan frustasi. Ini hanyalah permulaan. Kamu harus sabar”
“baiklah saya akan sabar menanti penantian ini “
Agatha Harris sangat mencintai Vanilla. Berbagai macam cara dia melakukan sesuatu untuk Vanilla. Namun apa dikata, semuanya sia-sia. Ketika dia mengelus-ngelus cincin didepan Vanilla mulutnya selalu mengeluarkan darah segar yang keluar dari mulut.
Dahak –dahak yang penuh darah keluar dari mulutnya. Keadaan semakin hari semakin buruk saja. Agatha Harris tak akan menyerah demi mendapatkan cinta Vanilla meski nyawa taruhannya.
Suatu Hari:
Menik dan Carrisa sedang ingin merapikan kerudung mereka yang pakai sedikit mengeluarkan rambut.
“sehelai rambut saja yang tampak itu sama saja dengan porno” kata Menik.
“berarti rambut sama saja dengan Aurat begitu?”
“yah memang begitu”
“besok ini saya akan belajar cara menggunakan kerudung yang baik . saya pengen tampil cantik didepan Allah”
“bagus”
Carrisa melihat kebawah. Dia melihat ada cairan merah mengalir dari lantai kamar mandi. Sementara Menik bercermin merapikan kerudungnya dikamar mandi. Carrisa menelusuri dimana cairan merah itu berasal. Ternyata asal mula dari kamar mandi. Tangan Carrisa mulai menggigil. Dia membukan pintu kamar mandi itu. ‘SREET’ mata Carrisa terbelalak. Dia tidak bisa berkata apa-apa.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” dia berteriak. Menik terkejut. Ada apa dengan Carrisa? Dia langsung kelokasi kejadian. Saat melihat Carrisa. Dia menatap sahabatnya yang sudah tersungkur ketakutan.dia langsung memeluk Menik. Menik mendekati mayat yang sudah menunduk. Wajahnya dipenuhi oleh rambut. Sekujur badannya berdarah. Dia menggisai rambut mayat itu ternyata. Tidak bisa dipercaya, ternyata Agatha Harris yang  berdarah. Dia masih hidup tidak mati. tapi mulutnya berdarah beserta hidungnya. Dia dalam keadaan basah.
Dia menatap Menik dengan wajah penuh dengan kebencian yang amat dalam. Agatha menangis menatap wajah Menik. Dia memperlihatkan cincin yang melekat ditangannya.
“lo kan kampret ! lo tau gak? Gue adalah orang pertama yang datang kedalam kehidupan Vanilla. Dari gue kecil hingga dewasa. Tapi,...kenapa? malah lo yang dapat”
“Agatha, itu bukan kemauan gue. Tapi itu secara kebetulan. Lagian gue gak punya hubungan apa-apa”
“bohong !!! Vanilla begitu memperhatikan lo secara detail. Dia memandang lo sebagai seorang wanita. Dan gue...,,,, gue apa? Setiap hari gue berusaha, tapi gak ada hasil.setiap kali gue berusaha , gue udah berusaha pasti dia memperhatikan gue. Namun ternyata gue salah. DIAAA !!!!! MEMILIH LO !!!”
“Agatha. Itu belum tentu. Kenapa lo selalu langsung ngegudge? Ada apa dengan lo”
“GUE CINTA SAMA VANILLA SAMPAI GUE MATI. gue akan melakukan berbagai cara untuk melakukannya. Hingga gue bertemu dengan cincin ini. sekali usap, gue bisa mendapatkan hidup gue yang sempurna”
Menik menatap Agatha dengan penuh kesedihan.
“ini gak adil....” dia lalu menangis. Agatha langsung mengusap cincinnya.tapi Carrisa langsung memeluk sahabatnya .hingga effect yang diberikan oleh cincin itu mengenai Carrissa. Mendadak dia merasakan sakit didadannya.

“Carrisa !!!!” menik Panik dan membangunkan Carissa. Ternyata Carissa pingsan dikamar mandi.
“Rissa bangun...Carissa”
Agatha lari. Menik langsung mengejar Carissa keliling kampus. Agatha Lari ketakukan dengan kesalahan yang dia perbuat. Dia membuat Carissa pingsan seketika dengan mantera yang ada dicincin itu.
Menik mengejarnya mati-matian. Dan akhirnya, Agatha tersandung batu. Menik langsung menghampiri Agatha.
“Berikan cincin itu ke gua”
“gak.. gak mau”
“Ayo Kasih !!!!”
“Kasih cincin itu !!! sekarang:”
“gak bisa !!! ini cincin berharga buat gue.”
“gue tau, lo pasti memakai cincin itu karena lo pengen memikat Vanilla. Tapi lo harus ingat cara lo pakai adalah salah Agatha !! bukan begini caranya memikat pria. Ini salah”
“Lo gampang ngomong menik. Gampang ngomong. Gue mencintai Vanilla lebih dulu dibandingkan lo. Tapi kenapa , dia memilih lo?!! KENAPA ?!! ini gak adil buat gue”
“Agatha. Kalau masalah itu gue gak bisa ngomong apa-apa. Semua orang memiliki Gharizah masing-masing. Itu semuanya Allah yang menghendaki . Allah yang mengendalikan perasaan manusia. Membolak-balik hati manusia”
“Gharizah??”
“Gharizzah terbagi tiga, salah satunya yang kamu rasa adalah Gharizah An-Nau’ dimana kamu mencintai seseorang. Jika kamu mengendalikan perasaan kamu salah kaprah. Maka kamu terhasut oleh setan untuk selama-lamanya”
“kamu tau, saya mencintai Vanilla karena Tuhan”
“tapi bukan begini caranya kalau lo mencintai dia karena Tuhan. Ini sama saja lo mencintai dia karena nafsu.berambisi untuk memiliki. Selamanya gak akan bisa lo dapat. Obsesi adalah usaha yang sia-sia. Lo paham. Apa lo gak ngerti juga”
“hiks...” Agatha menangis menghadapi Menik.
“jadi gue harus bagaimana? Gue udah punya target untuk mendapatkan Vanilla. Gue gak bisa menanggalkan cincin ini. hanya ini benda satu-satunya “
“Sihir. Lo percaya dengan hal yang begituan?. Lo salah. Apalagi sihir hitam”
Tiba-tiba ada yang mengucur di kepala Agatha. Ada banyak darah yang mengalir kekepala Agatha. Agatha berteriak sejadi-jadinya. Menik menyuruh dia menanggalkan cincin yang dia pakai. Dia berlari keliling kampus. Dengan kepala penuh darah.. semakin lama darah mengucur deras diatas kepalanya. Dia panik sejadi-jadinya karena darah itu seperti hukuman baginya.
Para mahasiswa berbondong-bondong keluar. Termasuk Vanilla dan yang lainnya. Ada apa? Mengapa Agatha terlihat begitu mengerikan? Banyak darah yang kini membanjiri seluruh tubuhnya sampai dia tergeletak dilantai. Semuanya berbondong –bondong mengunjunginya. Agatha kejang-kejang dengan menggenggam sebuah cincin. Ruffi mendekatinya, dia menanggalkan cincin itu dari tangan Agatha. Ketika cincin itu sudah tanggal, perlahan-lahan darah itu menghilang.
Ruffi menggenggamnya, ketika dia menggenggamnya hidungnya mendadak berdarah. Semua menjauh dari Ruffi.
“cincin ini mengandung ilmu Hitam yang lebih tinggi. Ini harus dimusnahkan. “
Carrisa dibawa ke klinik. Menik duduk disamping temannya. Tiba-tiba datanglah Ruffi yang di bopong oleh Vanilla dan salah seorang mahasiswa lainnya bernama Fathir. Carrisa tertidur. Ketika melihat Carrisa , Ruffi mendadak panik. Dia mendekati Carrisa yang pingsan.
“kenapa dia Nik?” mendadak Khawatir
“dia kena guna-guna sepertinya”
“benarkah?”
“dikamar mandi tadi Agatha mengusap-ngusap cincin. Ke Arah Bapak. Pak Vanilla. Agatha sangat mencintai anda. “
“Saya tidak bisa mencintai Agatha” kata Vanilla mulai agak marah dengan pernyataan Menik. Menik bingung.
“Tidak bisakah kamu memikirkan perasaan saya? “ tanya Vanilla ke Menik. Sungguh membuat Menik tidak mengerti dengan ucapan Vanilla . Vanilla keluar meninggalkan Carrisa , Rufi termasuk dirinya.
Vanilla mengelilingi kampus dengan perasaan campur aduk.disisi lain, dia mencintai Menik dalam hatinya. Tapi disisi lain ada Agatha. Dia tidak bisa memilih Agatha.
“Pak Vanilla”
Menik memanggilnya. Vanilla melanjutkan perjalanannya dan tidak menghiraukannya.
“VANILLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
“sudah cukup jangan kamu paksa saya untuk memilih gadis itu”
“dia mencintai anda. Saya tau . tapi harusnya, anda harus ingat, dia mencintai anda dengan cara yang salah. Dia ingin menyihir anda. Tapi tidak bisa.”
“kamu tau apa yang saya rasakan? Mengapa kamu tidak bisa memahaminya. Sementara saya tidak bisa mengatakannya. Saya ingin memiliki orang seperti dia. orang yang berada didepan saya?”
“Didepan saya”
“kenapa kamu tidak mengerti? Apakah kamu tidak mengerti apa yang saya ucapkan? . apakah kamu tidak mau memahami artinya”
Vanilla pergi meninggalkannya. Menik diam. Dia sebenarnya paham apa yang dimaksud oleh Vanilla. Akan tetapi dia tidak bisa menerima perasaan Vanilla dikarenakan Vanilla hanya menyatakan perasaan dengan lisan yang tidak boleh dilakukan oleh seorang yang bukan muhrimnya.
“jika anda melakukannya dengan berani. Tandailah cinta yang anda berikan untuk saya dengan sebuah cincin. Cinta yang tertanda, dimana Tuhan dan semua orang menjadi saksi dan orang tua saya dan anda bertemu. Kita bisa berbagi cinta yang sesuai dengan hukum yang Maha Kuasa beri. Jika kamu melakukannya, maka ketahuilah, maka saya akan menerima anda dengan sepenuh jiwa saya. Melaksanakan tugas saya memenuhi , mewarnai kehidupan anda. Kita bisa berbagi segalanya. “ Ucap Menik berteriak dengan menangis. Dia berlari kembali ke UKS.
Vanilla mendengar. Dia tersenyum kala Menik berbicara demikian. Memang benar. Jika dia mencintainya . apakah maksud Menik tadi adalah ‘melamarnya sebagai suaminya?’ ataukah dia yang minta di lamar. Dia senang mendengar ucapan Menik yang demikian. Tapi sebelum dia melamar Menik dia harus mencari siapa pemilik batu cincin itu.
Mulailah dia mencari pemakar batu cincin. Dia membicarakan ini kepada Ruffi yang mempunyai kawan yang rata-rata adalah pedagang.
“saya punya pak teman saya itu adalah pembuat batu cincin paling terkenal. Selain dia batu cincin. Dia bisa membedakan mana cincin yang kena sihir , mana yang tidak. Bapak mau memperkenalkan saya dengan dia?”
“boleh....siapa namanya?”
“Namanya Fathir. Yang membawa saya tadi”
“Fathir “
“ia... Namanya Muhammad Al-fath Zaganosh Pasha”
“nama yang panjang. Tapi mengandung makna yang dalam. “
“maksudnya?”
“kamu tidak pernah membaca? Al-Fath adalah penakluk konstatinopel. Dan Zaganosh Pasha adalah orang kepercayaan beliau.”
“oh saya pernah mendengar itu. tapi saya tidak membacanya . “
“kamu harus banyak membaca untuk mengetahui tentang dunia. Disitulah kamu akan mengerti, ada sesuatu yang sangat penting didunia ini dan kita bisa menjadikan pedoman untuk hidup. Tapi kamu harus hati-hati, tidak semua sejarah itu benar adanya”
“kenapa anda berkata demikian ?”
“karena itu memang itu adanya. Kadang mereka mengubah sejarah hanya untuk keuntungan mereka sendiri”
“baik pak. Oh ya ini rumah Al-Fath zaganosh Pasha”
“dimana?”
Di tanah yang bapak pijak?.
“Maksud kamu dia sudah meninggal?”
“tidak pak”
“lantas rumah yang jauh itu?”
“itu juga rumah dia...bapak sangat penasaran”
Vanilla bingung. Ruffi mengusap-ngusap tanah. Tiba-tiba dia menemukan sebuah penutup lubang. Dia mengetuk pintu Lubang.
“Assalamualaikum?”
“yah Walaikumsalam”
Orang itu menyahutnya dari dalam bawah tanah. Vanilla agak sedikit takut. Ternyata terbukalah pintu itu.  seorang pemuda yang memakai sorban.
“Haa??? Astaghfirullah”
“Ayo masuk”
Mereka memasuki pintu aneh itu. mereka menuruni anak tangga. Didalam ruangan, tampaklah sebentuk ruangan yang sangat menakjubkan. Rumah para orang kaya. Dan disana ada beberapa singgah sana dan buku-buku yang tersusun rapi disana. Vanilla menganga melihatnya.
“silahkan duduk. Saya akan membuatkan teh”
Didalam ruangan itu ada beberapa komputer dan juga beberapa ruang perpustakaan. Benar-benar kaya orang itu.
“lo tau, Ruffi? Gue seperti didrama dulce maria. Tapi ini bukan gudang bawah tanah.”
“memang gudang bawah tanah”
“Apa??”
“orang tua Al-fath sengaja membuat ruang bawah tanah agar bila ada sesuatu serangan kita bisa bersembunyi disini.”
“Wuih..keren juga idenya”
Tiba-tiba Al-Fath datang membawa Teh dengan wangi melati. Dia membawanya dari kota Batu.
“Silahkan dinikmati”
“lo orangnya repot-repot dah” kata Ruffi tersenyum
“oh, Pak Vanilla Ferdinand. Seharusnya saya memanggil Anda Ferdinand karena umur anda masih 25 dan saya masih 20.”
“kukasih Nilai Tunda kau nanti” katanya agak geram
“haha bercanda pak? Emangnya ada apa? Apa yang saya bisa bantu?”
“uhm, saya melihat mahasiswa saya memakai ini. “ mengeluarkan cincin yang dipakai oleh Agatha.
“dia sangat mencintai saya. Tapi anehnya manteranya tidak bisa memikat hati saya. Justru yang terpikat adalah Ney William”
Al-Fath mengambil cincin itu dari genggaman Vanilla. Dia melihatnya dan menerawang dan meneliti.
“Agatha memakai cincin itu.”
“hey kenapa hidung lo gak berdarah” heran Ruffi.
“cincin ini adalah milik Yoon Geun Bi. Dukun yang terkenal akan sihir cincin. Dulu orang yang pernah suka sama gue pernah meninggal karena cincin ini.”
“hah, kok bisa”
“didalam cincin ini ada sebuah jimat. Jimat yang gak pernah dikenal sama orang tionghoa. Hanya Yoon Geun Bi yang tau artinya.”
“Siapa teman lo yang meninggal itu?” tanya Ruffi
“dia anak orang kaya. Gue gak tau kenapa dia melakukan itu kepada gue.pertama kali dia memakai cincin itu, dia selalu mengusap-ngusap didepan orang yang dia suka. Tapi tidak bisa? “
“kenapa?”
“gue tidak suka berbau hal magis lantaran gue meyakini tidak boleh kita menduakan Allah hanya itu yang menjadi sumber kekuatan gue”
“hanya itu...berarti gue juga demikian?” kata Vanilla
“bisa jadi. Siapapun yang memakai cincin itu dia akan mati. kecuali jika dia lepaskan, maka ada kemungkinan dia hidup.”
“Agatha Haris mencintai gue dari gue kecil sampai gue dewasa. Hanya aja , gue gak bisa menerima dia lantaran latarbelakang orang tuanya yang masih percaya dengan hal demikian. Terus lagian gue juga mencintai gadis lain. Dia masih dikalangan mahasiswa”
“lalu tugas kita apa?”
“kita harus menghancurkannya. Sebelum ada korban lain”
“caranya??? Dengan apa?”
“yah melawannya dengan dalil. Ada satu benda Yoon Geun Bi yang hancur karena pernah ada seseorang yang berdalil”
“maksudnya apa?”
“hanya kita mengimani Allah SWT. Yang kedua membakar semua perlatan dukun yang dia punya. Kalau dia masih beropreasi maka siap-siaplah yang akan korban berikutnya. Mana ada orang yang mati dengan cara yang demikian. Selamatkan yang lain. Termasuk Agatha. Bujuk Agatha supaya dia mau mengembalikan cincin itu”
Agatha semakin melemah. Dia berada satu ruangan dengan Carrisa. Beberapa saat Carrisa sadar dengan keadaannya. Tapi sayangnya seluruh badannya sulit digerakan. Hanya tangan yang lumayan bisa digerakan. Menik yang baru saja dari luar  segera menghampiri sahabatnya.Carrisa menangis tangannya . semua badannya sulit digerakan.
“Carrisa” Menik bahagia. Carrisa ingin berbicara. Tapi mulutnya sulit digerakkan.
“kenapa tangan lo? Kenapa?”
“HUHGHHH !!!” dia agak sulit menggerakkan tangannya. Badannya terasa sakit ketika digerakan. Agatha melihatnya. Dia ketakutan ketika melihat apa yang ia lakukan terhadap orang lain. Menik menghampiri Agatha. Dia menggigil.
“Kembali cincin itu kepada pemiliknya. Kalau tidak saya akan menghukum kamu dan menyeret kamu dalam penjara bahwa kamu menghukum kamu dalam penjara.”
“Jangan..jangan hukum gue...gue mohon”
“lo lihat . teman gue gak berdaya. Kembalikan. Daripada nyawa lo melayang. Temui penyihir yang membantu lo. Dukun lo itu !!!”
“Yoon...Yoon Geun...Geun...Bi”
“siapa Yoon Geun Bi? NGOMONG !!!”
“dia..dia punya cincin itu. dia yang memberikan gue cincin pemikat. Untuk mendapatkan Vanilla”
“Lo tau? Lo Bodoh Agatha. Gue pergi dulu mencari Yoon Geun Bi. Kalau seperti ini lo gak akan bisa mendapatkan apa yang lo inginkan. “
Agatha Bodoh. Memang benar-benar bodoh. Dia menangis. Rencananya hancur hanya mendapatkan Vanilla. Tindakannya membuat seorang gadis tidak bergerak. Carrisa harus menahan rasa sakitnya. Dia mendekati Carrisa seperti mayat hidup. Hanya kelopak matanya yang bisa bergerak dan tangannya. Dia menatap Carrisa dengan penuh rasa bersalah.
“Maafin gue, gue akan cari batu cincin itu dan mengembalikan lo seperti semula”
Dia keluar dengan perasaan kesal dan sedih . melihat kawannya yang tidak bisa bergerak membuat dia ingin menelvon Vanilla dosennya.
“Hallo “
Ya ada apa Menik”
“Pak, Carrisa sudah sadar hanya sadar, yang bisa bergerak hanya mata dan tangan”
apa?”
“Kita Harus mencari Yoon Geun Bi sekarang juga . kita hancurkan dia.”
Menik geram dengan cincin itu. mengapa Agatha tidak bisa rasionalis dengan rencana bodohnya itu. dia sudah kehilangan satu orang teman , sekarang dia harus kehilangan 1 orang teman lagi? Tidak bisa ! itu tidak boleh terjadi. cukup kehilangan Rinka saja sudah membuatnya terluka dan merasa kehilangan akibat rencana bodohnya itu. jika ia kehilangan Carrisa, Ruffi terutama Vanilla, maka dia harus dihukum dengan karma yang setimpal. Memang itu sangat kejam. Tapi melihat keadaan temannya seperti itu dia menjadi tidak tega.
Sementara dikediaman Al-Fath, dia menatap wajah Ruffi dan juga Al-Fath. Menik mematikan telvonnya.
“Ada apa pak?”
“Carrisa sudah Siuman.”
“Alhamdullilah” Ruffi lega mendengarnya.
“Tapi mata dan tangannya saja yang bisa bergerak”
“mamaksudnya?” Ruffi mulai khawatir dengan keadaan Carrisa.
“gak tau apa maksudnya”
“kita harus mencari Yoon Geun Bi. Saya tau dimana kediaman Yoon Geun Bi. Dimanapun. Saya ingin mencari penyihir gila itu. dimanapun dia”
Menik menunggunya digerbang kampus. Walau itu sangat lama, dia ingin menemui dosen matakuliahnya itu. dia khawatir dengan keadaan Carrisa yang keadannya tidak tau harus bagaimana? Yang dia tanamkan hanya berusaha dan berserah diri kepada yang Maha Kuasa . penggerak kehidupan dimuka bumi ini. dia melihat sekitarnya. Dia melihat beberapa orang berlari. Sepertinya dia mengerumuni sesuatu.
Para mahasiswa lari dengan tergesa-gesa.  Menik heran. Ada apa dengan mereka? Mengapa mereka lari dengan penuh sesak? Dia berjalan dengan santai. Tidak ingin berdesak-desakan. Semua orang mengerumuninya. Ada yang berteriak karena itu. Menik berusaha menerobos kerumunan. Ternyata.....
“Ney !!!”
Ney meninggal dalam keadaan tergeletak. Dia tidak menyangka akan seperti ini.

Agatha mencari keberadaan Yoon Geun Bi. Dia mendobrak-dobrak pintu rumah Yoon Geun Bi.setelah pintu berhasil didobrak, dia melihat gerombolan pria berpakaian setengah telanjang. Bagian bawahnya tertutup oleh kain batik. Agatha bingung, kenapa para pria berada dirumahnya . ada 6 orang pria masuk kedalam rumahnya Yoon Geun Bi.
Agatha bersembunyi disebuah tempat agar tidak terlihat apa yang sedang Yoon Geun Bi lakukan. Disana dia melihat Yoon Geun Bi dengan gaya yang aneh. bagian pundaknya kelihatan. Sementara bagian dada sampai kebawah tertutup. Apa yang sedang dilakukan oleh Yoon Geun Bi? Dia melihat...Yoon Geun Bi duduk dipaha sang laki-laki salah satu diantara mereka. Mereka saling berpangutan bahkan...ah, tidak bisa diungkapkan.
Agatha ingin muntah melihat pemandangan itu. ternyata Yoon Geun Bi menjalankan ritual gila bersama dengan pria-pria itu.  dia tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Dia keluar dari rumah itu. dan kemudian berlari sejauh-jauhnya hingga sampailah ia disebuah taman. Disana tangannya menggigil dan ketakutan.apa itu? mengapa Yoon Geun Bi melakukan itu. menyatukan badan dengan begitu gampangnya dengan pria-pria? Apa yang dia lakukan. Dia menangis ketakutan. Dia bingung harus bicara apa. Yang hanya bisa dia lakukan hanyalah menangis.
Disaat dia menangis dia melihat Vanilla lewat bersama dua orang pria yang ikut bersamannya.  Dia mendatangi Vanilla lalu berlutut dihadapan Vanilla. Dia menangis sejadi-jadinya . dia menangis didalam ketakutan jiwanya. Tangannya mengigil. Hal ini membuat Vanilla agak risih.
“Pergi sana”
“Tolong aku Vanilla. Aku takut...Aku takut Vanilla. Hiks..hiks”
“saya ada urusan penting”
“Saya tau kamu akan pergi kesana bertemu dengan Yoon Geun Bi. Panggil polisi segera...”
“Apa yang kamu bicarakan ? jangan mengganggu saya !!” kata Vanilla acuh.
“Vanillaaaaaa!!!”
Vanilla tidak peduli dengan apa yang ingin dikatakan oleh Agatha. Namun Agatha tetap mengejarnya. Dia ingin memberitahu sesuatu Vanilla. Tetapi Vanilla tidak peduli lagi apa yang ingin dilakukan oleh Agatha.tetapi Agatha ingin memberitahu apa yang terjadi disana.
Langkah Vanilla terhenti seketika didepan Menik. Lalu Menik ikut bersama dengan mereka. Mereka berjalan kaki. Agatha mengikuti mereka dan tanpa menyerah dia ingin memberitahu sesuatu apa yang dia lihat.
“STOPP, VANILLA , TWILIGHT(nama Akhir dari kepanjangan Menik)”
“Apalagi? “
“Jangan pergi dulu . dengarkan saya baik-baik”
“apa yang harus kami dengar? Lo udah buah teman gue membatu, sekarang tanpa disadari Lo telah membunuh Ney . apalagi ha??” Menik marah
“Ney kenapa?? Ney kenapa Menik?”
“Ney meninggal akibat guna-guna lo itu....udah puas lo ha? Lo adalah orang paling bodoh tau !!!! hanya karena cinta lo mau dibutakan? Apakah pria didunia ini hanya satu aja!!!?? “
“Ney..Ney....gak...”
“Sekarang lo tanggung ulah lo sendiri”
“gue tahu gue salah. Tapi lo harus dengar baik-baik. Lo panggil polisi untuk gue dan untuk Yoon Geun Bi. “
Mereka kemudian bingung terutama Vanilla.
“apa maksud lo?” tanya Al-Fath.
“Yoon Geun Bi sedang menjalankan ritual Sex”
“ha??!!!” mereka tercengang.
“gue gak bohong, gue serius. Ikut gue”
Mereka mengikuti Agatha kemana Agatha pergi. Rumah Yoon Geun Bi tidak tau dari sini jadi sangat dekat sekali . beberapa saat sampailah mereka dirumah Yoon Geun Bi .
Kebetulan Rumah Yoon Geun Bi sangat terbuka. Jadi mereka masuk saja.
“Ya Ampun apa ini?”
Vanilla langsung masuk kedalam . menghentikan ritual tersebut bersama-sama dengan Menik dan juga lainnya. Yoon Geun Bi kaget. Seorang pria tampan memasuki rumahnya . membuat dia agak tercengang dengan wajah rupawan dari Vanilla. Yoon Geun Bi langsung melepaskan pelukannya. Dan dia melihat wanita berkerudung dalam dan Agatha Haris yang mengigil melihat itu.
“Agatha “
“sekte Apa ini??? hah??? “
“Agatha apa yang kamu lakukan?”
“saya harusnya bertanya”
Vanilla menatap wanita itu dengan sinis. Dia mengeluarkan sebuah cincin. Dan cincin itu adalah miliknya. Semua pria disuruh pergi keluar. Yoon Geun Bi langsung diam. Dia menatap sinis Agatha.
“jelaskan sama saya. Ini cincin apa??? “tanya Vanilla serius
“itu cincin pemikat hati para pria. Wanita itu yang memakainya” menunjuk Agatha
“kalau ia pemikat, kenapa? Harus ada tumbal yang memakainya? Apa yang kamu rencanakan?”
“saya Talisman dicincin itu.saya mengukir talisman disana.dibatu cincin yang kamu pegang. Siapapun yang melihat seseorang mengusap cincin itu, maka saya akan menjadi awet muda itu selama-lamanya. Siapapun yang memegang cincin itu juga akan menjadi tumbal”
“tapi sepertinya kamu salah. Saya tidak mati. saya melihat Agatha mengusap cincin itu . saya tidak terpikat padanya. Kamu sepertinya lawan kami berdua. Saya tidak akan mati konyol hanya karena talisman yang kamu buat”
“hahahahahahahaha. “
“lalu kenapa kamu datang kesini . apakah kamu terpikat dengan saya”
“saya malah benci dengan anda. Saya tidak suka wanita seperti anda, yang direnggut macam piala bergilir. Betapa bodohnya anda. Saya pernah mendengar bahwa orang yang bisa menghancurkan mantera Anda adalah orang yang bisa berdalil”
“uhm....coba saja kamu berdalil. Toh kamu tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi saya bisa melakukannya”
“Dengan mantera?” Menik mulai



Komentar

Postingan Populer