Vanilla Twilight 3 and the Faucets stone
Vanilla tidak
melupakan kejadian yang ia alami. Sekarang dia berada di Stasiun . dia melihat
kereta yang berhenti didepannya. Kereta Full AC. Semua orang turun satu persatu
karena mereka akan beraktifitas. Vanilla mencari kereta menuju Bekasi. Dan dia
menggunakan peci. Tapi diselipkan dengan gaya anak muda masa kini. Dicampus
tempat dia mengajar, dia dikenal sebagai dosen Rocker. Karena penampilannya
yang santai dan elegan membuat banyak mahasiswi yang jatuh cinta dengannya.
Lagian dia dosen paling keren dan tampan disana. Distasiun banyak mahasiswi
melambaikan tangannya seraya tersenyum kepadanya. Tapi dia tidak peduli. Dia
tidak akan menganggap para gadis itu ada.
Kecuali,hanya
satu Menik Permata Twilight. Seorang wanita yang ia temui didalam mimpi. Sedang
membeli karcis menuju Bekasi.setelah membeli karcis, gadis itu berjalan menuju
tempat duduk. Dia tersenyum pada Vanilla.
“hi, sendirian?”
“hmm..ya
begitulah”
“memangnya kamu
mau kemana?”
“saya mau ke
Bekasi. Mau ke wilayah Proyek”
“ngapain?”
“mau ketemu dengan
Om Egi”
“benarkah?”
“ia......”
“saya kenal
dengan Om Egi. EGI WINATA.”
“benarkah?”
“ia”
“oh...”
“hmm” Vanilla
tersenyum manis mendengar ucapan dari Menik.dia teringat kejadian dimana Ruffi
bertemu dengan Rinka kali terakhir.
“oh ya? Ruffi
gimana? Apa dia masih mendoakan Rinka?”
“masih. Malahan
Ruffi masih sendiri semenjak Rinka benar-benar pergi jauh. Tiap hari kekuburan
tanpa absen”
“ya iyalah .
begitulah penyesalan seorang pria ketika jauh dan tidak tau bagaimana perasaan
terhadap orang yang dia cintai itu meninggal karena dia”
“kamu kan dosen.
Apa kamu tidak tertarik mencari seorang istri? Lagian kamu kan ganteng”
Vanilla terdiam
ketika ditanya. Dia menatap Menik dengan tatapan yang begitu dalam. Oh, sungguh
pemandangan yang begitu indah baginya. Namun disisi lain, ingat akan pelajaran
bahwa tatapan pertama adalah Nikmat, yang kedua adalah panah setan.
Dia melihat
cincin dijari Menik. Dia agak cemburu ketika melihat cincin itu. sepertinya itu
cincin dari orang yang dia suka.
“itu cincin
siapa?”
“oh, ini cincin
pemberian Almarhum ibu. Hanya dengan cincin saya mengingat semua yang ibu
berikan”
Dia mulai lega.
Ternyata bukan dari pacarnya.
“untung. Kalau
saya punya uang saya akan membeli cincin yang bagus kalau kita akan menikah
kelak” katanya tanpa sadar membuat Menik terdiam
“aaaah, maksud
aku. Kalau ada seseorang yang membelikan kamu cincin. Baik itu pria , dia akan
membelikan kamu lebih baik dari itu”
“hmmmmmiyalah”
Para mahasiswi
yang melihat Menik berbicara dengan Vanilla, mereka agak cemburu. Membuat Menik
merasa tidak enak.
“aku mau beli
minum dulu yah”
“ah, ia....”
Menik
meninggalkannya. Para mahasiswi datang ketempatnya. Dia agak Risih dengan
mahasiswinya ini. apalagi yang menampakan(BREAST) didepannya. Membuatnya
langsung berpaling. Wanita itu cantik . namun dia tidak tertarik. Dia
menggunakan cincin besar. Cincin itu pernah dia lihat. Waktu itu ketika dia
berjalan-jalan ke Korea selatan. Warnannya merah hati. Dan dia mengeluarkan
Cahaya dengan sendiri. Padahal cincin itu terbuat dari kayu.
Agahtha Harris.
Wanita itu dari dulu mengincar Vanilla Ferdinand semenjak dirinya masuk SMA.
Dia selalu tampil prima. Banyak para pria memuja kecantikannya. Padahal waktu
dulu gadis itu adalah gadis yang buruk rupa. Menjelma menjadi seekor angsa
betina. Agatha berusaha memakai pemikat demi mencintai Vanilla. Namun sampai
saat ini tidak berhasil.justru dia mendekati Menik. Dia heran mengapa dia bisa
begitu dekat dengan Menik yang selama adalah gadis yang pendiam.
Malahan dia
sangat sombong dengan Vanilla. Mendadak tiba-tiba dekat dengan Vanilla. Tapi
bagi Vanilla gadis seperti Agatha adalah gadis yang tidak menarik. Ini
membuatnya agak bingung. Sementara Menik bertemu dengan Carissa sahabatnya yang
begitu menyayanginya. Dia bercerita tentang perasaannya kepada Ruffi.
“gue bosan
ngantarin dia kekuburan terus”
“hahahaha. Gak
apa-apa. Tapi jangan berdua-duaan terus. Karena ada orang ketiga yang dapat
memancing nafsu diantara dua manusia berlawanan jenis”
“ia....oh ya lo
sama Vanilla, cie...cie....sama dosen ganteng”
“ush
diam....jangan keras-keras.”
“tapi lo
kayaknya kudu bersaing secara sehat. Sebab,ada yang dari dulu tergila-gila
dengan Vanilla”
“siapa?”
“Agatha Harris”
“uhm? Siapa itu?
“
“kenapa lo
nanyanya ngotot banget?”
“mana ada gue
ngotot !!!”
“cie...cie...ngotot”
“dah terserah
lo. Mau gue ngotot atau apa”
Menik langsung
berighstigfar. Benarkah dia cemburu? Padahal dia baru kenal dengan Vanilla .
hanya sekedar dalam mimpi.
Beberapa saat
kereta datang, mereka satu gerbong dengan Vanilla, dan juga Agatha and the
Gank. Didalam kereta, Agatha begitu banyak diintai para lelaki. Karena dia
mempunyai pesona yang amat tinggi. Kecantikannya membius kaum lelaki kecuali
Vanilla yang hanya menatap jendela dalam perjalanan. Dan dia hanya berani
berbicara dengan Menik dan satu lagi hanya dengan Carissa.
Agatha
menatapnya dengan penuh senyuman. Dia memang dari dulu jatuh cinta dengan
Vanilla, meski pada akhirnya Vanilla tidak begitu acuh padanya. Tapi semenjak
gadis itu datang dia agak ngotot.
“Menik, Carissa
nanti kegiatan kalian apa?”
“kalau aku mau
ngaji. Mau ke Masjid. Semenjak kejadian itu, aku ingin meningkatkan keimanan
dan ketakwaan”kata Menik.
“lo mau ngaji
Menik? Gue juga mau dong !!!! “kata Carissa teronjak-onjak.
“eh, ia..ia”
“gue bosan
ngantarin si Ruffi kekuburan. Kerjannya nangis mulu. Pertapa gak jelas”
“hahahahahahahahahaha
. cie...cie...jadi lu ngantarin si Ruffi kekuburan? Mau ngapain” tanya Vanilla.
“mau pesta
kawinan. Yaiyalah gue nemanin dia ziarah.”
“ziarah? Apa
ziarah?” tanya Menik mulai menggoda.
“lo bedua
kerjanya godain gue. Lo tau gak, lo bedua ibarat lagu yang judulnya gak akan
pernah pisah dari siapa kalau gue rasa yah? Owl City Vanilla Twilight. “
“apaan sih gaje
lo.” Kata Vanilla malu.
“lo dosen, tapi
ngomongnya, lo –gua-lo-gua. Sementara Menik. Kamu ? aku? . eh....cumi”
“suka-suka gue
dong...itu panggilan istimewa” Vanilla ketus lagi. Dia menutup mulutnya . dia
tidak bisa bicara apa-apa.melihat itu Agatha mulai sedih dan agak patah
hati.dia mengelus-ngelus cincinnya. Dan dia membacakan mantra . tapi anehnya,
mantra itu tidak mempan kepada Vanilla.kenapa? biasanya cincin ini bisa memikat
langsung kepada hatinya. Kenapa ini tidak bisa.membuat dia sedikit bingung.
Agatha mencoba
mendekati Menik dengan tenang. Dia berusaha untuk tersenyum didepan Menik.
Membuat Vanilla agak sedikit risih dengan pemandangan ini.
“Hi..Menik.
kenalin nama aku Agatha Harris”
“oh saya Menik.
“
“kamu udah sadar
ya?saya dengar kamu sakit.kita sekelas lo. Iakan pak Vanilla?”
Tak ada respon
sama sekali. membuat Agatha agak sedikit bingung dengan respon yang diberikan
oleh Vanilla. Terkesan sok kenal, sok dekat.
“Pak Vanilla?
Kok diam sih?”
“hmm, saya lagi
sakit tenggorokan”
“oh....sakit
tenggorokan. Kok ngomong sama Menik gak ada suara batuk?”
“hmm saya
ngomong sama siapapun itu bukan urusan kamu “ kata Vanilla dengan tegas .
Agatha marah. Dia lalu pergi dari hadapan Vanilla. Beberapa saat kereta
berhenti. Vanilla mengikuti Menik. Agatha mengikutinya dari belakang. Dia
penasaran apa yang dia lakukan terhadap Menik. Tidak biasanya dia leluasa
berbicara dengan perempuan termasuk dirinya. Tapi dengan Menik begitu
blak-blakkan? Apa rahasianya sehingga Vanilla begitu tertarik padanya?
Vanilla bingung
mau menjawab apa. Yang jelas, dia memang tidak suka dengan wanita itu yang
selalu menguntitnya kemanapun dia pergi. Meresahkan , tidak bisa bergerak.
Perempuan itu agak kesal. Apalagi dengan menik yang kini menjadi saingannya.
Membuat Menik garuk-garuk kepala dengan kejadian hari ini.
Hari ini jam
nya. Semua mahasiswanya merindukan dia.
dosen Rocker yang terkenal dengan gayanya yang keren. Dia masuk dengan 3
orang wanita yang menjadi mahasiswanya.
“Wedeh, pak
keren yah. Baru sembut udah gaet 3 anak orang”
“berbahaya”
“diam...mulut
kalian ntar bapak sumbat dengan air minum. Menik, Carissa silahkan duduk” kata
Vanilla.
Agatha merasa
agak bingung, kenapa dia tidak disuruh dudk.
“saya gak
disuruh duduk pak?”
“oh, ia saya
lupa. Kamu gak duduk?”
“oke !! saya
duduk.!!” Agatha marah.
Dia duduk
disamping Menik dengan tampang masam. Dia memakai bedak. Agar dia tetap tampil
cantik didepan Vanilla. Semua mahasiswa mengeluarkan buku catatannya diatas
meja.
“saya gak tau
apa menariknya kamu Menik. Tapi saya jujur saja saya tidak suka kamu terlalu
dekat dengan Vanilla. Setahu saya, Vanilla tidak terlalu mudah mendekati
Wanita. Tapi kenapa dengan mudah dia mendekati kamu. Jangan-jangan kamu yang
mendekati dia” Tanya-nya dengan sinis.
“eh, Agatha, dia
dekat dengan saya karena kami dulu satu Rumah sakit. Jadi kami ketemu dirumah
sakit.saya tidak tau kalau dia sulit bergaul dengan wanita” kata Menik dengan
tersenyum.
“lalu kenapa
kamu bisa mendekati dia. begitu dia juga??”
“Agatha, apakah
kamu cemburu? Suka hati dialah pak Vanilla dekat sama siapa?” Carissa datang
membela Menik.
“sulit gue duga,
lo cewek gatel yang pernah gue temui”
“AGATHAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA
!!!!”
Vanilla marah,
ketika Agatha bilang seperti itu kepada Menik.
“diam !!!”
“saya lagi
menerangkan . kenapa kamu susah sekali diatur” tanya Vanilla dengan Jengkel
Baru-baru
fenomena ini batu cincin sudah merajalela. Tidak kenal laki-laki dan perempuan
semuanya memakai batu cincin. Kecuali, Ruffi,Carissa , dan juga Vanilla. Mereka
tidak tertarik dengan tren pada saat ini.
“oh ya? Menik
mana?” sesuatu ada yang kurang ada pada dirinya.
“ya Ampun Pak
Vanilla tiada hari tanpa Menik” Carissa geleng-geleng kepala sambil tersenyum.
“Lo sendiri,
tiada hari tanpa menemani Ruffi kekuburan”
“Ya Ampun
Carissa jadi lo nemanin Ruffi kekuburan? Ngapain?”
“lo sih”
“lo kalau gak
mau ngantarin gue ya sudah. Gue gak maksa”kata Ruffi makan dengan santai.
“Tapi lo mau kan
Carissa?” goda Vanilla.
“pak, lebih baik
bapak urus nilai mahasiswa yah pak”
“ya Ampun garangnya.
Gue dosen PA lo.dan dosen PA Menik”
“menik, Menik,
Menik.....”
Menik datang
kekantin. Dia dimarah-marahi oleh Agatha Harris yang melarangnya untuk selalu
tidak terlalu dekat dengan Vanilla.
“Hanya gue yang
bisa dekat Vanilla !!”
“Hey, lo mau
dekat sama Vanilla itu seterah lo. Gue gak ngelarang !!!”
“tapi kenapa
hubungan lo semakin dekat dengan dia !!?? gue menanti dia selama bertahun-tahun
sejak gue sekolah. !!! tapi kenapa gue gak bisa mendapatkan hati dia ?!!.
seharusnya gue yang mencintai dia terlebih dahulu”
“kenapa lo
seolah-olah nyalahin? Gue” Menik heran
“lo memang salah
!!! lo sampai kapanpun gak pernah memiliki Vanilla”
“Agatha , cinta
itu hak manusia. Seterah dia mau jatuh cinta sama siapa asal dia tidak jatuh
cinta sesama jenis baru gue bisa marah “
Tiba-tiba
Vanilla datang menghampiri mereka yang tengah ribut. Agatha menangis didepan
Vanilla. Membuat pengunjung kantin kampus melihatnya. Vanilla menarik tangan
Menik. Agatha menangis melihat pemandangan itu.
“sepertinya kamu
salah menarik tangan orang !!” Agatha geram dengan semua itu.
Vanilla tidak
peduli dengan omongan yang dilontarkan oleh Agatha . baginya Agatha sudah
gila.dia membuang cincin yang dia percaya sebagai pemikat pria. Dia
mencampakkan cincin itu dalam tong sampah. Dan pergi kesuatu tempat dengan
mobil yang dia kendarai.
Dia cabut dari
mata kuliah yang dia ambil hari ini demi mencari seseorang yang memberikan
cincin ini. dia tidak senang dengan perlakuan yang dia terima dari Vanilla
Ferdinand. Dia berjalan menuju mobil yang dia kendarai. Agatha tidak terima
dengan semua itu. itu adalah pelecehan baginya.
Beberapa saat
kemudian, sampailah dia disebuah rumah yang terkenal angker sekali. disana
bertemulah ia dengan seorang dukun.
“Yoon Geun Bi. “
“hi...Agatha”
“kamu memberikan
batu Giok untuk saya. Semua pria terpikat dengan saya.tapi kenapa dia tidak
tertarik dengan saya”
“siapa ?”
“kamu tau siapa
yang saya ceritakan untuk kamu? Vanilla Ferdinand. Padahal saya sudah mengusap
cincin itu berkali-kali didepan dia. tapi tidak ada reaksi satupun”
“mana cincin
yang kamu pakai?”
Dia menanggalkan
cincin itu.
“kamu harus
percaya dengan cincin ini. cincin bisa memikat orang yang kamu cintai”
“tapi tidak
berhasil”
“tidak
berhasil?” Yoon Geun Bi mengeluarkan sebuah cincin yang dia pakai. Cincin itu
berwarna itu.
“ini batu cincin
Giok yang lebih kuat. Kamu gunakan cincin hanya sebagai cadangan. Jika kamu
tidak berhasil mengguna-gunai dia, maka cincin ini akan membunuh diri kamu
sendiri, apakah kamu siap?”
“ah, baik saya
siap. Demi cinta saya dengan Vanilla.saya harus mendapatkan dia”
“usap cincin
itu. didepan Vanilla.dengan syarat jika Vanilla memiliki spritual yang tinggi
maka jangan harap kamu dapatkan dia.kamu bisa mati dengan cincin yang kamu
pegang ini”
Dia menggenggam
cincin warna hitam itu. dia amat senang mendapatkan cincin yang lebih unggul
dibandingkan dengan cincin sebelumnya. Terlebih lagi cincin itu sangat bagus
sekali dan berharap dia mendapatkan Vanilla.
“saya Minta maaf
atas perlakuan saya tadi. Saya memegang tangan kamu dengan lancang”
“Vanilla? Saya
ingin tanya satu hal?”
“apa?
“apakah kamu ada
rasa dengan saya?” Tanya Menik dengan serius.
“jika ada,
jangan kamu tampakkan untuk sementara ini. ada gadis yang menyukai kamu.
Tidakkah kamu pertimbangkan perasaannya?”
“begini saya
tidak mau pacaran. Gadis seperti Agatha tidak baik untuk dijadikan pacar
apalagi pendamping hidup. Sekalipun dia mengajak saya pacaran saya tidak mau
karena pacaran itu adalah jalan menuju pintu zina. Saya takut merusak
perempuan”
“sekarang
berikan saya alasan kenapa kamu tidak suka dengan Agatha? Diakan cantik”
“Menik, bagi
saya cantik itu Relative. Apa gunanya cantik kalau akalnya tidak jalan. Apa
gunanya cantik kalau otaknya tidak digunakan untuk berfikir. Dan minim
akhlaknya.apabila seorang pria mencintai wanita karena imannya maka nilai satu.
Jika wanita itu cantik tambahkan 0 dibelakangnya menjadi 10. Jika wanita itu
dari keturunan baik-baik tambahkan nol dibelakangnya jadi 100 jika wanita itu
itu kaya tambahkan nol dibelakangnya 1000 tapi jika dia memiliki kecantikan,
keturunan baik-baik, harta tapi tidak memiliki akhlak nilainya 0”
“Jadi intinya
kamu menolak Agatha hanya karena itu? jangan berpikiran negative loh. Siapa tau
dia yang terbaik”
“Menik, kamu gak
tau apa-apa soal Agatha Harris. Ada alasan terkuat mengapa saya tidak bisa
jatuh cinta sama dia. dia tidak bisa menjaga dirinya sebagai perempuan”
Menik terdiam.
Vanilla memberikan pengertian yang tidak bisa dijangkau oleh Menik. Vanilla
pernah hampir mati karena sebuah cincin yang dipegang oleh Agatha . temannya
pernah meninggal gara-gara sebuah cincin yang diberikan oleh Agatha Harris. Dan
dia teringat dengan pertanyaan Menik tentang perasaannya. Akankah dia harus
mengatakannya? Dia bingung mau menjawab pertanyaan dari Menik.
“saya tidak bisa
menyampaikan perasaan saya untuk sekarang ini.karena kamu bukan Mahram saya.
Itu sayangnya saya tidak bisa mengatakannya sama kamu. Saya harap kamu bisa
mengerti apa maksud saya Menik”
Kata-kata itu
tersimpan di Memori Menik. Dia hanya bisa menghela nafasnya. Vanilla menjauh
dan malas berbicara tentang Agatha.
Sebenarnya
Agatha adalah penyembah berhala. Mempercayai benda-benda ghaib yang bisa membuatnya
mendapatkan segalanya. Akan tetapi dia berusaha menutupinya. Orang tuanya
adalah seorang beragama yang kuat. Akan tetapi Agatha keluar dari agamanya
sendiri lantaran tidak ada yang berpihak kepadanya.
Itulah yang
membuat Vanilla benci kepada Agatha dan mencap Agatha sebagai gadis yang bodoh
dan berpikir dengan jangka yang amat pendek. Beda dengan Menik. Gadis
sederhana. Baik hati, dan membuatnya jatuh hati sejak pertemuan mereka dia Alam
mimpi. Dan pikirannya tidak bisa lepas dari Menik.
Dia tidak bisa
mengatakan perasaannya karena Menik bukanlah Mahramnnya. Terlebih lagi, dia
belum mempersiapkan segalanya untuk melamar gadis itu.
Malam hari
Agatha memakai cincin itu dengan segera. Dia tidak mau memakai cincin itu
sebagai cadangan. Dan dia segera meletakannya di jari itu. sebelum tidur Agatha
menatap foto Vanilla dengan tatapan penuh makna.dia mencintai Vanilla sejak ia
kecil sampai dia dewasa.
Esok:
Agatha memakai
cincin itu. cincin itu kelihatan manis dijarinya. Membuat laki-laki tampak
terpukau dengan cincin yang dikenakan oleh Agatha. Tiba-tiba datangnya seorang
laki-laki yang menghampirinya dengan penuh senyuman. Laki-laki itu keturunan
Norwegia . namanya Ney William.
“cincin kamu
bagus Agatha”
“oh ya Ney?”
“ia apa yang
kamu pakai selalu cantik”
Agatha tersenyum
sambil mengelus-ngelus cincinnya.
“ini cincin
pemberian seseorang . saya sangat menyukainya” Agatha menanggapinya dengan
santai.
Ney tiba-tiba
terdiam sejenak. Kepalanya goyang-goyang sendiri ketika melihat Agatha. Agatha
heran dengan apa yang dilihatnya.
“Ney?”
“hmmm”dia
tersadar.
“Ney?”
“Agatha, nanti
malam saya ada acara makan malam. Kamu mau menemani saya kan?”
Agatha bingung.
“Ayolah Agatha”
“oh,
baik-baiklah.”
Agatha bingung .
dia masuk kedalam kelas yang dia ambil . mengapa yang kena adalah Ney William.
Membuat dia berkerut kening. Dia duduk sambil menggenggam batu cincin yang yang
dia pegang. Tiba-tiba dia teringat sesuatu yang ia lakukan. Oh ya Ampun, dia
mengelus-ngelus cincin didepan Ney.
“kenapa harus
Ney?”
“Ada apa Agatha?
Kenapa kamu mengelus-ngelus cincin?” tiba-tiba Vanilla datang dengan Menik and
the gank. Dia mengelus-ngelus cincin itu didepan Vanilla. Tapi ketika
mengelus-ngelus cincin itu. tiba-tiba dia merasakan seseuatu yang aneh didalam
dirinya. Dia merasakan sakit didada. Hidungnya berdarah secara tiba-tiba. Menik
kemudian khawatir.
“Agatha kamu
tidak apa-apa?”
“jangan sentuh
gue !!! pergi”
Agatha pergi
keluar dengan tergesa-gesa dari kelas.sampai diluar dia pergi kekamar mandi.
Dia membersihkan darah dihidungnya dengan menggunakan Tissue. Dan anehnya dia
merasakan sedikit pusing dikepalanya. Dia heran mengapa ini tidak ada reaksi
dengan Vanilla. Dan anehnya justru yang kena adalah dirinya. Dia geram dan
kembali keluar dari kampus.
Menik heran,
mengapa dia suka mengelus-ngelus batu cincin yang dia pakai? Dia menatap
Carissa dan yang lain . aneh, benar-benar aneh . dia menatap Vanilla dengan
penuh harapan namun dengan keadaan hidung yang berdarah.
Semua orang
terpana melihat kejadian ini. ini tidak masuk diakal. Mengapa dia
mengelus-ngelus itu didepan Vanilla ? semua duduk. Lagi-lagi kursi Agatha
kosong. Kali ini mereka belajar tentang desain Grafis bersama dengan Vanilla.
“jika kamu
menggunakan To Curve pada objek yang anda gambar di Corel maka dia akan berubah
bentuk. “
“berarti kalau
kita mengubah petak jadi daun, gampang caranya yah?”tanya Carissa
“ia... begitu”
Menik senyum.
Vanilla
mengajar, tiba-tiba ada burung merpati masuk kedalam kelasnya secara tiba-tiba
. membuat para mahasiswa bingung dari mana burung itu berasal. Dia membawa
surat untuk Vanilla. Semua orang terkesima melihatnya. Apalagi Menik dan Carissa
yang tercengang.
“Surat? “
“gue jadi ingat
Film Harry Potter” Kata Ruffi senyum.
Bukan hanya
Vanilla saja. tiba-tiba ada burung Wallet datang ke kelas yang sama. Kali ini
yang dapat adalah Menik.
“Surat?
HAYATI...BATANG KAPAS”
“hey? Batang
Kapas. Itu daerah Painan” kata Carissa.
“Ha??”
“ia, kampung
halaman bapakku. Gue punya teman namanya Muhammad Abu Jandal. Dia cinta pertama
gue” Kata Carissa jujur.
“Saya dapat
surat dari Muhammad Abu Jandal”Kata Vanilla.
Mereka heran.
Menik penasaran dan langsung membuka Amplop dan membaca surat yang dia dapat
dari burung wallet itu. dia membacanya dengan saksama.
|
Assalamualaikum warrahmatullahi Wabarakkatu
Apakabar Ukhti,ini saya
Hayati dari Batang Kapas. Saya berharap Ukhti dalam keadaan sehat
wal’afiat.Ukhti, saya merindukan Ukhti, begitu juga dengan Sabilla . kami
semuanya aman disini. Saya harap Ukhti juga.
Saya ingin bercerita serta
memberikan Informasi untuk ukhti.di Batang Kapas para penduduk sedang
mengalami pancaroba yang sangat aneh. dimana semua orang memakai batu
cincin. Dan lucunya mereka sering memamerkan batu cincin. Awalnya saya
mengira untuk sekedar kesenangan karena mereka memang hobby memakai
aksesories.tapi setelah itu pengalihan hobby berubah ketika ada seseorang
dikampung saya mempercayakan kekuatan Magis yang terdapat pada cincin yang
mereka pakai.
Mereka percaya cincin itu
digunakan sebagai pemikat hati pria serta pembawa keberuntungan. Sehingga
mereka lupa akan Allah yang maha kuasa. Oleh karena itu berhati-hatilah
Ukhti. Karena guna-guna sedang merajalela. Apalagi saya mengalami kejadian
dimana salah seorang penduduk dikampung kami meninggal akibat umpan balik
yang ia berikan kepada jin yang terdapat dalam Jin itu. dia kalau tidak
salah memakai cincin warna hitam yang berjenis GIOK.katanya bila orang itu
tidak memiliki spritual yang tinggi maka guna-guna itu akan mempan ke
target yang kita tuju. Tapi kalau seadainya pria itu memiliki spritual yang
tinggi maka perlahan-lahan akan memakan tubuh sipengguna batu cincin itu
sendiri.
Ukhti, dikampung kami ada
yang meninggal karena diguna-guna. Ceritanya sipria yang terkena guna-guna
meninggal sehabis mengajak wanita itu jalan. Semoga Allah melindungi Ukhti,
Vanilla dan teman terdekat Ukhti Assalamualaikum
JAZAKILLAH
KHOIR...
HAYATI.
|
“Apa isi suratnya Menik?” Tanya Vanilla.
“Fenomena batu
cincin. Orang percaya tentang batu cincin sekarang ini. saya tidak mengerti
mengapa? Dan banyak orang meninggal karenanya”
“wah bahaya juga
“ kata Carissa.
“Batu cincin yah
Menik? Teman aku ada yang meninggal karena batu cincin itu.”kata Ruffi.
“Tapi yang
dimaksud Hayati disini siapa? Ah...atau jangan-jangan” Menik tiba-tiba teringat
Agatha yang memakai batu cincin yang dia pakai. Saat semua Hening tiba-tiba Ney
datang.
“Mana Agatha?”
Agatha datang
menemui Yoon Geun Bi . dia datang dengan tampang sedikit kecewa. Dia mendobrak
dukun asal korea itu. hingga membuat dukun itu sedikit kaget.
“hey Agatha
!!saya sedang pertama”
Agatha menarik
kerah baju perempuan paruh baya itu. matanya membesar.
“katakan sama
saya kenapa cincin gak mempan kedia”
“dia ? kamu
sudah mencobanya”
Agatha
tersungkur dia mulai gila. Dia menangis didepan Yoon Geun Bi
“tenang..tenang”
“saya mencintai
dia sudah hampir 12 tahun. Tapi sedikitpun dia tidak pernah memperhatikan saya.
Lalu saya bertemu dengan anda. Saya berharap dengan Anda karena anda adalah
orang yang sakti yang bisa mewujudkan impian saya.”
“sebenarnya apa
yang terjadi sama kamu?”
“ketika saya
mengusap cincin itu yang kena adalah Ney William. Dia bukanlah sosok yang saya
cintai. Ketika dengan Vanilla, tiba-tiba dada saya sakit dan hidung saya
berdarah”
“Haruskah saya
memendam rasa ini sendirian. Saya ingin dia tau”
“Hm...begini .
coba kamu pakai Ney itu untuk membuat dia cemburu. Laki-laki akan cemburu jika
kamu dekat dengan pria lain”
“ia yah. Kenapa
saya tidak terfikir oleh saya”
“berfikirlah
dengan panjang. Kamu sudah dewasa apakah kamu akan terus seperti ini?”
“Geun Bi...kamu
gak pernah merasakan bagaimana posisi saya. Saya mencintai Vanilla. Seperti
sekarang. “
“seperti apa
orangnya Vanilla? Sehingga kamu merasakan hal yang seperti ini?”
“saya tidak tau”
“kapan-kapan
kamu bawa dia kesini. Jika dia tidak mau pertemukan saya dengan dia”
“baik...”
“jangan
frustasi. Ini hanyalah permulaan. Kamu harus sabar”
“baiklah saya
akan sabar menanti penantian ini “
Agatha Harris
sangat mencintai Vanilla. Berbagai macam cara dia melakukan sesuatu untuk
Vanilla. Namun apa dikata, semuanya sia-sia. Ketika dia mengelus-ngelus cincin
didepan Vanilla mulutnya selalu mengeluarkan darah segar yang keluar dari
mulut.
Dahak –dahak
yang penuh darah keluar dari mulutnya. Keadaan semakin hari semakin buruk saja.
Agatha Harris tak akan menyerah demi mendapatkan cinta Vanilla meski nyawa
taruhannya.
Suatu Hari:
Menik dan
Carrisa sedang ingin merapikan kerudung mereka yang pakai sedikit mengeluarkan
rambut.
“sehelai rambut
saja yang tampak itu sama saja dengan porno” kata Menik.
“berarti rambut
sama saja dengan Aurat begitu?”
“yah memang
begitu”
“besok ini saya
akan belajar cara menggunakan kerudung yang baik . saya pengen tampil cantik
didepan Allah”
“bagus”
Carrisa melihat
kebawah. Dia melihat ada cairan merah mengalir dari lantai kamar mandi.
Sementara Menik bercermin merapikan kerudungnya dikamar mandi. Carrisa
menelusuri dimana cairan merah itu berasal. Ternyata asal mula dari kamar
mandi. Tangan Carrisa mulai menggigil. Dia membukan pintu kamar mandi itu.
‘SREET’ mata Carrisa terbelalak. Dia tidak bisa berkata apa-apa.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
dia berteriak. Menik terkejut. Ada apa dengan Carrisa? Dia langsung kelokasi
kejadian. Saat melihat Carrisa. Dia menatap sahabatnya yang sudah tersungkur
ketakutan.dia langsung memeluk Menik. Menik mendekati mayat yang sudah
menunduk. Wajahnya dipenuhi oleh rambut. Sekujur badannya berdarah. Dia
menggisai rambut mayat itu ternyata. Tidak bisa dipercaya, ternyata Agatha
Harris yang berdarah. Dia masih hidup
tidak mati. tapi mulutnya berdarah beserta hidungnya. Dia dalam keadaan basah.
Dia menatap
Menik dengan wajah penuh dengan kebencian yang amat dalam. Agatha menangis
menatap wajah Menik. Dia memperlihatkan cincin yang melekat ditangannya.
“lo kan kampret
! lo tau gak? Gue adalah orang pertama yang datang kedalam kehidupan Vanilla.
Dari gue kecil hingga dewasa. Tapi,...kenapa? malah lo yang dapat”
“Agatha, itu
bukan kemauan gue. Tapi itu secara kebetulan. Lagian gue gak punya hubungan
apa-apa”
“bohong !!!
Vanilla begitu memperhatikan lo secara detail. Dia memandang lo sebagai seorang
wanita. Dan gue...,,,, gue apa? Setiap hari gue berusaha, tapi gak ada
hasil.setiap kali gue berusaha , gue udah berusaha pasti dia memperhatikan gue.
Namun ternyata gue salah. DIAAA !!!!! MEMILIH LO !!!”
“Agatha. Itu
belum tentu. Kenapa lo selalu langsung ngegudge? Ada apa dengan lo”
“GUE CINTA SAMA
VANILLA SAMPAI GUE MATI. gue akan melakukan berbagai cara untuk melakukannya.
Hingga gue bertemu dengan cincin ini. sekali usap, gue bisa mendapatkan hidup
gue yang sempurna”
Menik menatap
Agatha dengan penuh kesedihan.
“ini gak
adil....” dia lalu menangis. Agatha langsung mengusap cincinnya.tapi Carrisa
langsung memeluk sahabatnya .hingga effect yang diberikan oleh cincin itu
mengenai Carrissa. Mendadak dia merasakan sakit didadannya.
“Carrisa !!!!” menik Panik dan membangunkan Carissa. Ternyata Carissa pingsan dikamar mandi.
“Rissa
bangun...Carissa”
Agatha lari.
Menik langsung mengejar Carissa keliling kampus. Agatha Lari ketakukan dengan
kesalahan yang dia perbuat. Dia membuat Carissa pingsan seketika dengan mantera
yang ada dicincin itu.
Menik
mengejarnya mati-matian. Dan akhirnya, Agatha tersandung batu. Menik langsung
menghampiri Agatha.
“Berikan cincin
itu ke gua”
“gak.. gak mau”
“Ayo Kasih !!!!”
“Kasih cincin
itu !!! sekarang:”
“gak bisa !!!
ini cincin berharga buat gue.”
“gue tau, lo
pasti memakai cincin itu karena lo pengen memikat Vanilla. Tapi lo harus ingat
cara lo pakai adalah salah Agatha !! bukan begini caranya memikat pria. Ini
salah”
“Lo gampang
ngomong menik. Gampang ngomong. Gue mencintai Vanilla lebih dulu dibandingkan
lo. Tapi kenapa , dia memilih lo?!! KENAPA ?!! ini gak adil buat gue”
“Agatha. Kalau
masalah itu gue gak bisa ngomong apa-apa. Semua orang memiliki Gharizah
masing-masing. Itu semuanya Allah yang menghendaki . Allah yang mengendalikan
perasaan manusia. Membolak-balik hati manusia”
“Gharizah??”
“Gharizzah
terbagi tiga, salah satunya yang kamu rasa adalah Gharizah An-Nau’ dimana kamu
mencintai seseorang. Jika kamu mengendalikan perasaan kamu salah kaprah. Maka
kamu terhasut oleh setan untuk selama-lamanya”
“kamu tau, saya
mencintai Vanilla karena Tuhan”
“tapi bukan
begini caranya kalau lo mencintai dia karena Tuhan. Ini sama saja lo mencintai
dia karena nafsu.berambisi untuk memiliki. Selamanya gak akan bisa lo dapat.
Obsesi adalah usaha yang sia-sia. Lo paham. Apa lo gak ngerti juga”
“hiks...” Agatha
menangis menghadapi Menik.
“jadi gue harus
bagaimana? Gue udah punya target untuk mendapatkan Vanilla. Gue gak bisa
menanggalkan cincin ini. hanya ini benda satu-satunya “
“Sihir. Lo
percaya dengan hal yang begituan?. Lo salah. Apalagi sihir hitam”
Tiba-tiba ada
yang mengucur di kepala Agatha. Ada banyak darah yang mengalir kekepala Agatha.
Agatha berteriak sejadi-jadinya. Menik menyuruh dia menanggalkan cincin yang
dia pakai. Dia berlari keliling kampus. Dengan kepala penuh darah.. semakin
lama darah mengucur deras diatas kepalanya. Dia panik sejadi-jadinya karena
darah itu seperti hukuman baginya.
Para mahasiswa
berbondong-bondong keluar. Termasuk Vanilla dan yang lainnya. Ada apa? Mengapa
Agatha terlihat begitu mengerikan? Banyak darah yang kini membanjiri seluruh
tubuhnya sampai dia tergeletak dilantai. Semuanya berbondong –bondong
mengunjunginya. Agatha kejang-kejang dengan menggenggam sebuah cincin. Ruffi
mendekatinya, dia menanggalkan cincin itu dari tangan Agatha. Ketika cincin itu
sudah tanggal, perlahan-lahan darah itu menghilang.
Ruffi
menggenggamnya, ketika dia menggenggamnya hidungnya mendadak berdarah. Semua
menjauh dari Ruffi.
“cincin ini
mengandung ilmu Hitam yang lebih tinggi. Ini harus dimusnahkan. “
Carrisa dibawa
ke klinik. Menik duduk disamping temannya. Tiba-tiba datanglah Ruffi yang di
bopong oleh Vanilla dan salah seorang mahasiswa lainnya bernama Fathir. Carrisa
tertidur. Ketika melihat Carrisa , Ruffi mendadak panik. Dia mendekati Carrisa
yang pingsan.
“kenapa dia
Nik?” mendadak Khawatir
“dia kena
guna-guna sepertinya”
“benarkah?”
“dikamar mandi
tadi Agatha mengusap-ngusap cincin. Ke Arah Bapak. Pak Vanilla. Agatha sangat
mencintai anda. “
“Saya tidak bisa
mencintai Agatha” kata Vanilla mulai agak marah dengan pernyataan Menik. Menik
bingung.
“Tidak bisakah
kamu memikirkan perasaan saya? “ tanya Vanilla ke Menik. Sungguh membuat Menik
tidak mengerti dengan ucapan Vanilla . Vanilla keluar meninggalkan Carrisa ,
Rufi termasuk dirinya.
Vanilla
mengelilingi kampus dengan perasaan campur aduk.disisi lain, dia mencintai
Menik dalam hatinya. Tapi disisi lain ada Agatha. Dia tidak bisa memilih
Agatha.
“Pak Vanilla”
Menik
memanggilnya. Vanilla melanjutkan perjalanannya dan tidak menghiraukannya.
“VANILLAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA”
“sudah cukup
jangan kamu paksa saya untuk memilih gadis itu”
“dia mencintai
anda. Saya tau . tapi harusnya, anda harus ingat, dia mencintai anda dengan
cara yang salah. Dia ingin menyihir anda. Tapi tidak bisa.”
“kamu tau apa
yang saya rasakan? Mengapa kamu tidak bisa memahaminya. Sementara saya tidak
bisa mengatakannya. Saya ingin memiliki orang seperti dia. orang yang berada
didepan saya?”
“Didepan saya”
“kenapa kamu
tidak mengerti? Apakah kamu tidak mengerti apa yang saya ucapkan? . apakah kamu
tidak mau memahami artinya”
Vanilla pergi
meninggalkannya. Menik diam. Dia sebenarnya paham apa yang dimaksud oleh
Vanilla. Akan tetapi dia tidak bisa menerima perasaan Vanilla dikarenakan
Vanilla hanya menyatakan perasaan dengan lisan yang tidak boleh dilakukan oleh
seorang yang bukan muhrimnya.
“jika anda
melakukannya dengan berani. Tandailah cinta yang anda berikan untuk saya dengan
sebuah cincin. Cinta yang tertanda, dimana Tuhan dan semua orang menjadi saksi
dan orang tua saya dan anda bertemu. Kita bisa berbagi cinta yang sesuai dengan
hukum yang Maha Kuasa beri. Jika kamu melakukannya, maka ketahuilah, maka saya
akan menerima anda dengan sepenuh jiwa saya. Melaksanakan tugas saya memenuhi ,
mewarnai kehidupan anda. Kita bisa berbagi segalanya. “ Ucap Menik berteriak
dengan menangis. Dia berlari kembali ke UKS.
Vanilla
mendengar. Dia tersenyum kala Menik berbicara demikian. Memang benar. Jika dia
mencintainya . apakah maksud Menik tadi adalah ‘melamarnya sebagai suaminya?’
ataukah dia yang minta di lamar. Dia senang mendengar ucapan Menik yang
demikian. Tapi sebelum dia melamar Menik dia harus mencari siapa pemilik batu
cincin itu.
Mulailah dia
mencari pemakar batu cincin. Dia membicarakan ini kepada Ruffi yang mempunyai
kawan yang rata-rata adalah pedagang.
“saya punya pak
teman saya itu adalah pembuat batu cincin paling terkenal. Selain dia batu
cincin. Dia bisa membedakan mana cincin yang kena sihir , mana yang tidak.
Bapak mau memperkenalkan saya dengan dia?”
“boleh....siapa
namanya?”
“Namanya Fathir.
Yang membawa saya tadi”
“Fathir “
“ia... Namanya
Muhammad Al-fath Zaganosh Pasha”
“nama yang
panjang. Tapi mengandung makna yang dalam. “
“maksudnya?”
“kamu tidak
pernah membaca? Al-Fath adalah penakluk konstatinopel. Dan Zaganosh Pasha
adalah orang kepercayaan beliau.”
“oh saya pernah
mendengar itu. tapi saya tidak membacanya . “
“kamu harus
banyak membaca untuk mengetahui tentang dunia. Disitulah kamu akan mengerti,
ada sesuatu yang sangat penting didunia ini dan kita bisa menjadikan pedoman
untuk hidup. Tapi kamu harus hati-hati, tidak semua sejarah itu benar adanya”
“kenapa anda
berkata demikian ?”
“karena itu
memang itu adanya. Kadang mereka mengubah sejarah hanya untuk keuntungan mereka
sendiri”
“baik pak. Oh ya
ini rumah Al-Fath zaganosh Pasha”
“dimana?”
Di tanah yang
bapak pijak?.
“Maksud kamu dia
sudah meninggal?”
“tidak pak”
“lantas rumah
yang jauh itu?”
“itu juga rumah
dia...bapak sangat penasaran”
Vanilla bingung.
Ruffi mengusap-ngusap tanah. Tiba-tiba dia menemukan sebuah penutup lubang. Dia
mengetuk pintu Lubang.
“Assalamualaikum?”
“yah
Walaikumsalam”
Orang itu
menyahutnya dari dalam bawah tanah. Vanilla agak sedikit takut. Ternyata
terbukalah pintu itu. seorang pemuda
yang memakai sorban.
“Haa???
Astaghfirullah”
“Ayo masuk”
Mereka memasuki
pintu aneh itu. mereka menuruni anak tangga. Didalam ruangan, tampaklah
sebentuk ruangan yang sangat menakjubkan. Rumah para orang kaya. Dan disana ada
beberapa singgah sana dan buku-buku yang tersusun rapi disana. Vanilla menganga
melihatnya.
“silahkan duduk.
Saya akan membuatkan teh”
Didalam ruangan
itu ada beberapa komputer dan juga beberapa ruang perpustakaan. Benar-benar
kaya orang itu.
“lo tau, Ruffi?
Gue seperti didrama dulce maria. Tapi ini bukan gudang bawah tanah.”
“memang gudang
bawah tanah”
“Apa??”
“orang tua
Al-fath sengaja membuat ruang bawah tanah agar bila ada sesuatu serangan kita
bisa bersembunyi disini.”
“Wuih..keren
juga idenya”
Tiba-tiba
Al-Fath datang membawa Teh dengan wangi melati. Dia membawanya dari kota Batu.
“Silahkan
dinikmati”
“lo orangnya
repot-repot dah” kata Ruffi tersenyum
“oh, Pak Vanilla
Ferdinand. Seharusnya saya memanggil Anda Ferdinand karena umur anda masih 25
dan saya masih 20.”
“kukasih Nilai
Tunda kau nanti” katanya agak geram
“haha bercanda
pak? Emangnya ada apa? Apa yang saya bisa bantu?”
“uhm, saya
melihat mahasiswa saya memakai ini. “ mengeluarkan cincin yang dipakai oleh
Agatha.
“dia sangat
mencintai saya. Tapi anehnya manteranya tidak bisa memikat hati saya. Justru
yang terpikat adalah Ney William”
Al-Fath
mengambil cincin itu dari genggaman Vanilla. Dia melihatnya dan menerawang dan
meneliti.
“Agatha memakai
cincin itu.”
“hey kenapa
hidung lo gak berdarah” heran Ruffi.
“cincin ini
adalah milik Yoon Geun Bi. Dukun yang terkenal akan sihir cincin. Dulu orang
yang pernah suka sama gue pernah meninggal karena cincin ini.”
“hah, kok bisa”
“didalam cincin
ini ada sebuah jimat. Jimat yang gak pernah dikenal sama orang tionghoa. Hanya
Yoon Geun Bi yang tau artinya.”
“Siapa teman lo
yang meninggal itu?” tanya Ruffi
“dia anak orang
kaya. Gue gak tau kenapa dia melakukan itu kepada gue.pertama kali dia memakai
cincin itu, dia selalu mengusap-ngusap didepan orang yang dia suka. Tapi tidak
bisa? “
“kenapa?”
“gue tidak suka
berbau hal magis lantaran gue meyakini tidak boleh kita menduakan Allah hanya
itu yang menjadi sumber kekuatan gue”
“hanya
itu...berarti gue juga demikian?” kata Vanilla
“bisa jadi.
Siapapun yang memakai cincin itu dia akan mati. kecuali jika dia lepaskan, maka
ada kemungkinan dia hidup.”
“Agatha Haris mencintai
gue dari gue kecil sampai gue dewasa. Hanya aja , gue gak bisa menerima dia
lantaran latarbelakang orang tuanya yang masih percaya dengan hal demikian.
Terus lagian gue juga mencintai gadis lain. Dia masih dikalangan mahasiswa”
“lalu tugas kita
apa?”
“kita harus
menghancurkannya. Sebelum ada korban lain”
“caranya???
Dengan apa?”
“yah melawannya
dengan dalil. Ada satu benda Yoon Geun Bi yang hancur karena pernah ada
seseorang yang berdalil”
“maksudnya apa?”
“hanya kita
mengimani Allah SWT. Yang kedua membakar semua perlatan dukun yang dia punya.
Kalau dia masih beropreasi maka siap-siaplah yang akan korban berikutnya. Mana
ada orang yang mati dengan cara yang demikian. Selamatkan yang lain. Termasuk
Agatha. Bujuk Agatha supaya dia mau mengembalikan cincin itu”
Agatha semakin
melemah. Dia berada satu ruangan dengan Carrisa. Beberapa saat Carrisa sadar
dengan keadaannya. Tapi sayangnya seluruh badannya sulit digerakan. Hanya
tangan yang lumayan bisa digerakan. Menik yang baru saja dari luar segera menghampiri sahabatnya.Carrisa
menangis tangannya . semua badannya sulit digerakan.
“Carrisa” Menik
bahagia. Carrisa ingin berbicara. Tapi mulutnya sulit digerakkan.
“kenapa tangan
lo? Kenapa?”
“HUHGHHH !!!”
dia agak sulit menggerakkan tangannya. Badannya terasa sakit ketika digerakan.
Agatha melihatnya. Dia ketakutan ketika melihat apa yang ia lakukan terhadap
orang lain. Menik menghampiri Agatha. Dia menggigil.
“Kembali cincin
itu kepada pemiliknya. Kalau tidak saya akan menghukum kamu dan menyeret kamu
dalam penjara bahwa kamu menghukum kamu dalam penjara.”
“Jangan..jangan
hukum gue...gue mohon”
“lo lihat .
teman gue gak berdaya. Kembalikan. Daripada nyawa lo melayang. Temui penyihir
yang membantu lo. Dukun lo itu !!!”
“Yoon...Yoon
Geun...Geun...Bi”
“siapa Yoon Geun
Bi? NGOMONG !!!”
“dia..dia punya
cincin itu. dia yang memberikan gue cincin pemikat. Untuk mendapatkan Vanilla”
“Lo tau? Lo
Bodoh Agatha. Gue pergi dulu mencari Yoon Geun Bi. Kalau seperti ini lo gak akan
bisa mendapatkan apa yang lo inginkan. “
Agatha Bodoh.
Memang benar-benar bodoh. Dia menangis. Rencananya hancur hanya mendapatkan
Vanilla. Tindakannya membuat seorang gadis tidak bergerak. Carrisa harus
menahan rasa sakitnya. Dia mendekati Carrisa seperti mayat hidup. Hanya kelopak
matanya yang bisa bergerak dan tangannya. Dia menatap Carrisa dengan penuh rasa
bersalah.
“Maafin gue, gue
akan cari batu cincin itu dan mengembalikan lo seperti semula”
Dia keluar
dengan perasaan kesal dan sedih . melihat kawannya yang tidak bisa bergerak
membuat dia ingin menelvon Vanilla dosennya.
“Hallo “
“Ya ada apa
Menik”
“Pak, Carrisa
sudah sadar hanya sadar, yang bisa bergerak hanya mata dan tangan”
“apa?”
“Kita Harus
mencari Yoon Geun Bi sekarang juga . kita hancurkan dia.”
Menik geram
dengan cincin itu. mengapa Agatha tidak bisa rasionalis dengan rencana bodohnya
itu. dia sudah kehilangan satu orang teman , sekarang dia harus kehilangan 1
orang teman lagi? Tidak bisa ! itu tidak boleh terjadi. cukup kehilangan Rinka
saja sudah membuatnya terluka dan merasa kehilangan akibat rencana bodohnya
itu. jika ia kehilangan Carrisa, Ruffi terutama Vanilla, maka dia harus dihukum
dengan karma yang setimpal. Memang itu sangat kejam. Tapi melihat keadaan
temannya seperti itu dia menjadi tidak tega.
Sementara
dikediaman Al-Fath, dia menatap wajah Ruffi dan juga Al-Fath. Menik mematikan
telvonnya.
“Ada apa pak?”
“Carrisa sudah
Siuman.”
“Alhamdullilah”
Ruffi lega mendengarnya.
“Tapi mata dan
tangannya saja yang bisa bergerak”
“mamaksudnya?”
Ruffi mulai khawatir dengan keadaan Carrisa.
“gak tau apa
maksudnya”
“kita harus
mencari Yoon Geun Bi. Saya tau dimana kediaman Yoon Geun Bi. Dimanapun. Saya
ingin mencari penyihir gila itu. dimanapun dia”
Menik
menunggunya digerbang kampus. Walau itu sangat lama, dia ingin menemui dosen
matakuliahnya itu. dia khawatir dengan keadaan Carrisa yang keadannya tidak tau
harus bagaimana? Yang dia tanamkan hanya berusaha dan berserah diri kepada yang
Maha Kuasa . penggerak kehidupan dimuka bumi ini. dia melihat sekitarnya. Dia
melihat beberapa orang berlari. Sepertinya dia mengerumuni sesuatu.
Para mahasiswa
lari dengan tergesa-gesa. Menik heran.
Ada apa dengan mereka? Mengapa mereka lari dengan penuh sesak? Dia berjalan
dengan santai. Tidak ingin berdesak-desakan. Semua orang mengerumuninya. Ada
yang berteriak karena itu. Menik berusaha menerobos kerumunan. Ternyata.....
“Ney !!!”
Ney meninggal
dalam keadaan tergeletak. Dia tidak menyangka akan seperti ini.
Agatha mencari
keberadaan Yoon Geun Bi. Dia mendobrak-dobrak pintu rumah Yoon Geun Bi.setelah
pintu berhasil didobrak, dia melihat gerombolan pria berpakaian setengah
telanjang. Bagian bawahnya tertutup oleh kain batik. Agatha bingung, kenapa
para pria berada dirumahnya . ada 6 orang pria masuk kedalam rumahnya Yoon Geun
Bi.
Agatha
bersembunyi disebuah tempat agar tidak terlihat apa yang sedang Yoon Geun Bi
lakukan. Disana dia melihat Yoon Geun Bi dengan gaya yang aneh. bagian
pundaknya kelihatan. Sementara bagian dada sampai kebawah tertutup. Apa yang
sedang dilakukan oleh Yoon Geun Bi? Dia melihat...Yoon Geun Bi duduk dipaha
sang laki-laki salah satu diantara mereka. Mereka saling berpangutan
bahkan...ah, tidak bisa diungkapkan.
Agatha ingin
muntah melihat pemandangan itu. ternyata Yoon Geun Bi menjalankan ritual gila
bersama dengan pria-pria itu. dia tidak
percaya dengan apa yang dia lihat. Dia keluar dari rumah itu. dan kemudian
berlari sejauh-jauhnya hingga sampailah ia disebuah taman. Disana tangannya
menggigil dan ketakutan.apa itu? mengapa Yoon Geun Bi melakukan itu. menyatukan
badan dengan begitu gampangnya dengan pria-pria? Apa yang dia lakukan. Dia
menangis ketakutan. Dia bingung harus bicara apa. Yang hanya bisa dia lakukan
hanyalah menangis.
Disaat dia
menangis dia melihat Vanilla lewat bersama dua orang pria yang ikut
bersamannya. Dia mendatangi Vanilla lalu
berlutut dihadapan Vanilla. Dia menangis sejadi-jadinya . dia menangis didalam
ketakutan jiwanya. Tangannya mengigil. Hal ini membuat Vanilla agak risih.
“Pergi sana”
“Tolong aku
Vanilla. Aku takut...Aku takut Vanilla. Hiks..hiks”
“saya ada urusan
penting”
“Saya tau kamu
akan pergi kesana bertemu dengan Yoon Geun Bi. Panggil polisi segera...”
“Apa yang kamu
bicarakan ? jangan mengganggu saya !!” kata Vanilla acuh.
“Vanillaaaaaa!!!”
Vanilla tidak
peduli dengan apa yang ingin dikatakan oleh Agatha. Namun Agatha tetap
mengejarnya. Dia ingin memberitahu sesuatu Vanilla. Tetapi Vanilla tidak peduli
lagi apa yang ingin dilakukan oleh Agatha.tetapi Agatha ingin memberitahu apa
yang terjadi disana.
Langkah Vanilla
terhenti seketika didepan Menik. Lalu Menik ikut bersama dengan mereka. Mereka
berjalan kaki. Agatha mengikuti mereka dan tanpa menyerah dia ingin memberitahu
sesuatu apa yang dia lihat.
“STOPP, VANILLA
, TWILIGHT(nama Akhir dari kepanjangan Menik)”
“Apalagi? “
“Jangan pergi
dulu . dengarkan saya baik-baik”
“apa yang harus
kami dengar? Lo udah buah teman gue membatu, sekarang tanpa disadari Lo telah
membunuh Ney . apalagi ha??” Menik marah
“Ney kenapa??
Ney kenapa Menik?”
“Ney meninggal
akibat guna-guna lo itu....udah puas lo ha? Lo adalah orang paling bodoh tau
!!!! hanya karena cinta lo mau dibutakan? Apakah pria didunia ini hanya satu
aja!!!?? “
“Ney..Ney....gak...”
“Sekarang lo
tanggung ulah lo sendiri”
“gue tahu gue
salah. Tapi lo harus dengar baik-baik. Lo panggil polisi untuk gue dan untuk
Yoon Geun Bi. “
Mereka kemudian
bingung terutama Vanilla.
“apa maksud lo?”
tanya Al-Fath.
“Yoon Geun Bi
sedang menjalankan ritual Sex”
“ha??!!!” mereka
tercengang.
“gue gak bohong,
gue serius. Ikut gue”
Mereka mengikuti
Agatha kemana Agatha pergi. Rumah Yoon Geun Bi tidak tau dari sini jadi sangat
dekat sekali . beberapa saat sampailah mereka dirumah Yoon Geun Bi .
Kebetulan Rumah
Yoon Geun Bi sangat terbuka. Jadi mereka masuk saja.
“Ya Ampun apa
ini?”
Vanilla langsung
masuk kedalam . menghentikan ritual tersebut bersama-sama dengan Menik dan juga
lainnya. Yoon Geun Bi kaget. Seorang pria tampan memasuki rumahnya . membuat
dia agak tercengang dengan wajah rupawan dari Vanilla. Yoon Geun Bi langsung
melepaskan pelukannya. Dan dia melihat wanita berkerudung dalam dan Agatha
Haris yang mengigil melihat itu.
“Agatha “
“sekte Apa
ini??? hah??? “
“Agatha apa yang
kamu lakukan?”
“saya harusnya
bertanya”
Vanilla menatap
wanita itu dengan sinis. Dia mengeluarkan sebuah cincin. Dan cincin itu adalah
miliknya. Semua pria disuruh pergi keluar. Yoon Geun Bi langsung diam. Dia
menatap sinis Agatha.
“jelaskan sama
saya. Ini cincin apa??? “tanya Vanilla serius
“itu cincin
pemikat hati para pria. Wanita itu yang memakainya” menunjuk Agatha
“kalau ia
pemikat, kenapa? Harus ada tumbal yang memakainya? Apa yang kamu rencanakan?”
“saya Talisman
dicincin itu.saya mengukir talisman disana.dibatu cincin yang kamu pegang.
Siapapun yang melihat seseorang mengusap cincin itu, maka saya akan menjadi
awet muda itu selama-lamanya. Siapapun yang memegang cincin itu juga akan
menjadi tumbal”
“tapi sepertinya
kamu salah. Saya tidak mati. saya melihat Agatha mengusap cincin itu . saya
tidak terpikat padanya. Kamu sepertinya lawan kami berdua. Saya tidak akan mati
konyol hanya karena talisman yang kamu buat”
“hahahahahahahaha.
“
“lalu kenapa
kamu datang kesini . apakah kamu terpikat dengan saya”
“saya malah
benci dengan anda. Saya tidak suka wanita seperti anda, yang direnggut macam
piala bergilir. Betapa bodohnya anda. Saya pernah mendengar bahwa orang yang
bisa menghancurkan mantera Anda adalah orang yang bisa berdalil”
“uhm....coba
saja kamu berdalil. Toh kamu tidak bisa melakukan apa-apa. Tapi saya bisa
melakukannya”
“Dengan
mantera?” Menik mulai



Komentar
Posting Komentar