Assarp Assaisin 8-9

Demian terkejut kala temannya yang killer namun baik itu adalah rajanya. dia mengontrol ribuan banyak orang. dokumen-dokumen terletak diatas meja.
"itu dia pitok"
"ha??? diakan teman gue"
Demian dipersilahkan masuk oleh Raja Pitok. dia tersenyum manis manakala Demian datang . memang di organisasinya, Demian sangat dibutuhakan untuk menjadi pengintai bangsa-bangsa orang-orang ilegal seperti Anbo.
"Bro, tepat banget lo datang kesini gue butuh banget lo datang kesini"
"Asraf, gue gak nyangka lo rajanya . pantas aja lo marah kemereka"
"ia.."
"oh Ya sraf, ini paman gue angkat. gantengkan namanya Melvin"
Asraf, agak bingung ketika melihat bapak tua yang berkumis berkepala pelontos itu. Melvin? namanya terlalu keren untuk disematkan bagi Asraf.
"Melpin" dia berjabat tangan . ternyata dia tidak bisa berkata huruf V. Demian si gendut agak tertawa kala mendengar omongan orang itu. Asraf agak mengangguk.
"jangan ketawa keren nama gue nih"
"yaya Aye tau kok."
"Tuan Mude , Aye mau ngelamar kerja cari duit. Aye bosan hidup berjudi, Mabuk Ayam, ngedruk mulu. Aye bosan. Aye kudu tobat. Aye mau kerja dengan atas Nama Allah dunia dan Akhirat. tapi Aye kagak nemu. dan semenjak Aye dengar dari Mulut ni anak, aye datang kemari" ucap pak tua dengan polos.
"yayaya Aye paham ape yang ingin babe inginin . Babe keahlian Babe apa?"
Melvin terharu mendengar anak muda yang memanggil dia babe. menyegani dia dengan sepenuh hati. apalagi bosnya Tampan dan aneh , cool.
"Babe..jangan norak dong" kata Demian agak segan.
"siapa yang norak? anak gue gak pernah manggil gue Babe yang ade papi - mimi . itu panggilan orang kaya Mian. gue berharap ada orang betawi yang manggil gue babe"
"lebay ah...."
Asraf tertawa.dia melayani dan mendengar tamunya dengan sopan. dia melihat ada kecocokan dengan pak tua itu. apalagi dipasangkan dengan demian. kan seru menganalis bagaimana cara memberikan penelitian tentang anggota ilegal seperti mereka.
"Babe Melvin dan Demian harus kerja dalam menjalankan misi. "
dia mengeluarkan sebuah buku yang dia terbitkan dipercetakannya.
"Apa ini Asraf? " Demian agak bingung dengan buku yang dikeluarkan Asraf.
"ini buku tentang anggota yang ingin menguasai GTA hanya untuk sekedar bepamerkan didepan umum"
"aaa?? maksudnya"
"begini. kemarin ada insiden, peretawuran melawan SMA lain atas nama GTA. saya berharap kalian isi apa saja yang mereka lakukan. kalau perlu kalian gunakan ini"
Asraf mengeluarkan sebuah benda berbentuk pena.
"ini namanya Camera Pen. gunakanlah Kamera pen itu  untuk mengintai keberadaan mereka"
____________________________________________________________________________________
"irrght...tu orang makin sok aja yah jadi orang. Si Asraf makin lama makin gue tendang" Anbo melempar kaleng botol minumannya itu.
"gue gak bisa biarin tu orang seenaknya sama kita"
"memangnya kalian seberapa bencinya dengan Asraf?" Tanya April sambil menikmati sepuntung rokok yang dia beli.
"Bukan begitu bro. gue kesal ama tu orang. kita main tadi ya bro" Tanya Gani dengan bangga.
"Main apa?"
"olahraga genjot perempuan . enak darah perawannya"
mendengar itu , Aprill tercengang menatap mereka. terdiam menggenggam rokok mendengar ucapan mereka. mereka Tosh-an dengan tangan mereka sebagai lambang kebanggaan. April tercengang. mengapa bisa bangga dengan insiden yang mereka lakukan.
"itulah permainan cowok jantan Prill"
Kata Anbo sambil memundaki tangannya keArah April. April tidak menyangka. hanya geleng-geleng kepala mendengar ucapan mereka. andai ibu mereka dikawini secara tidak hormat seperti itu pasti malu.
April saja yang preman sampai saat ini tidak pernah menyentuh tangan perempuan sedikitpun. dia saja berharap yang bisa dia sentuh hanyalah perempuan yang menjadi istri sahnya . bukan pacar. dia walau seperti itu. ingat akan yang Ada di Arsy yang memantau keberadaannya.
"kenapa lo prill diam begitu?"
"gimana gak diam?. lo bangga menyentuh perempuan dengan seenak hidup lo saja. coba lo punya kakak atau ibu yang disentuh oleh orang lain, pasti lo akan malu bukan. kalau kaya gini gue malas bergaul dengan lo semua. kalau perlu orang kaya kalian gak usah lahir diatas dunia"
April kesal.
(bersambung)

Komentar

Postingan Populer