Menjaring Matahari Chapter 4

3 hari kemudian:

semua makhluk mitologi mulai berkumpul. namun sebelum mereka akan registrasi. macam-macam makhluk ada disana. dari berbagai negara. mereka rapat sesuai dengan kelasnya. ada yang kelas shio, Rasi bintang dan makhluk mitologi yang berhubungan dengan Matahari. bahkan kelas 9 biju juga . kali ini Nordik akan membahas tentang keresahan para makhluk mitologi yang mampu menjaring matahari. ada Rahu,Sol, dan Slavia Zmeg,dan Big Frogie, serta Bulgae. dan hanya Bulgae betina. hanya itu yang hadir.

"kenapa masih ini saja yang hadir? mana katanya Kim Ra I akan datang? " Ucap Manoj yang merupakan perwujudan Rahu.

"katanya dia akan datang" ucap So Ra Hya.

"So Ra Hya, kau harus mengunjungi calon pengantin mu supaya kau dan dia bisa pergi bersama-sama. kita selalu membahas topik yang sama, namun dia tidak pernah hadir" ucap Koe siluman katak Raksasa dalam wujud manusia. 

"Maaf, aku tidak tau wajahnya"

"hah, kau kan punya teman, membawa si Tanuki itu bersamamu"

" maaf "

"sudahlah jangan bertengkar . sebentar lagi dia akan datang kau tak perlu heboh seperti itu kepadaku."

ketika mereka sibuk mengomeli So Ra Hya, tiba-tiba ia melihat Zmeg jalan dengan seorang yang selama ini entah kemana perginya. pria itu berambut putih dengan bola mata berwarna  blue-Saphire  . tingginya sekitar 181 . mirip karakter disalah satu game Online . So Ra Hya menatap pria itu. perawakannya benar-benar terlalu Korea.

So Ra Hya penasaran, siapa pria yang jalan dengan Zmeg kepada Manoj dan Koe. 

"siapa dia??"

"siapa dia ??? kau benar-benar tidak tau?" mereka berdua terkejut.

"aku benar-benar tidak tau"

"dia itu tunanganmu"

mendengar itu So Ra Hya terdiam sejenak. dia seperti teringat sesuatu. dia menatap pria itu dari belakang . dia mencoba mengingatnya karena ingatan sedikit Error . setelah ia mengingat semua, dia baru sadar saat ia membuka amplop 3 hari yang lalu yang saat isinya adalah foto seorang pria berambut putih, brewokan namun bersih dengan mata-Bluesaphire . disitu ia teringan saat Mikoto mengatakan tentang pria itu.

"itu KIM......RA...IIIIIIIIIIII" ucap Manoj kencang-kencang.

mendengar teriakan Manoj sontak menyita perhatian apalagi yang merasa terpanggil. orang yang disebut Manoj langsung membalikan badannya. dia menghampiri Manoj seakan ingin memarahi Manoj. sementara , So Ra Hya merasa ketakutan akan teriakan dari Manoj. dia merasa malu ketika Manoj meneriaki calon pengantinnya didepan Makhluk Mitologi yang lain. So Ra Hya mencoba untuk menutup mulut Manoj karena ia merasa mulut tidak bisa di rem. berceloteh saja .

"Manoj !!!" ucap So Ra Hya.

"Ra IIIIIIIIIIII 9809%^__(*^&%*^$&%#^%@%$@%$#^)"

"kau bisa tenang !"Ucap So Ra Hya panik total. Kim Ra I yang disebut datang menghampiri Man

ucap So Ra Hya. Zmeg dan Ra I menghampiri Manoj yang berusaha melepaskan bekapan So Ra Hya karena dia sesak nafas.

 

"kau harus kenalan kepadanya?" Manoj berusaha membalikkan badan So Ra Hya.

"kau masih ingat kepadaku bung?" tanya Manoj

"aku ingat kau Manoj"

"aku kira kau lupa padaku."

"aku tidak lupa padamu"

sementara So Ra Hya ingin minta dilepaskan.

"aku perkenalkan kau pada wanita ini. ini adalah calon tunanganmu eh.. calon istri"

Kim Ra I memandang So Ra Hya dari dekat. dia memang cantik. dia memiliki 2 warna rambut. hitam dan Pink salam.

"Hoaaahh , ternyata kau seindah lukisan" ucap seorang pria memuji kecantikan So Ra Hya.

"jangan memuji calon istri orang "

"apa salahnyakan?" ucap Hong Ka Ka agak sedikit sewot.

"aaaaaaaaa" So Ra Hya mencoba memperkenalkan diri , namun apa yang terjadi?  pria itu malah pergi meninggalkannya. dalam Hati So Ra Hya ......!!!!! apa-apaan ini? kenapa menjadi seperti ini??  belum bicara apa-apa malah kabur begitu saja. 

setelah posisi Ra I jauh darinya, dalam hati So Ra Hya menggerutu. 

"brengsek ! aku belum selesai bicara dia malah kabur !" ucap So Ra Hya menggerutu. dia lalu menatap Manoj.

"Manoj !! aku tunggu kau didepan pintu gerbang

___________________________________________________________________________________

Kim Ra I , Hong Ka Ka sedang mengikuti Zmej. Zmej tertawa lalu menatap Kim Ra I.

"kau ini kacau " ia berbicara dengan Kim Ra I

"kacau??"

"kau tidak melihat calon istrimu disana? didepan kau lagi"

"kenapa memangnya kalau dia calon tunangan ku?" ucap Kim Ra I dengan cuek.

"Mr. Kim hah ! kau itu harus bersikap ramah dengan calon istrimu itu" ucap Zmej

"maaf tuan Zmej, dia tidak terbiasa berbicara dengan wanita cantik. dia hanya sering berpapasan dengan ibu-ibu" ucap Hong Ka Ka.

"apa??? " Zmej kaget . mendengar itu Ra I mencoba mengkode Hong Ka Ka agar tidak berbicara banyak.

"hoh !"

"aku tidak terbiasa berbicara dengan wanita seperti So Ra Hya"

"hei.. dibandingkan ibu-ibu yang kau sering ajak bicara, dia itu lebih nenek-nenek dibandingkan dengan ibu-ibu yang menjadi penduduk desamu. hanya saja dia terjebak ditubuh 29 tahun , sedangkan  kau terjebak ditubuh umur 34 tahun."Zmej mengamuk.

"aku yakin ,dimasa muda ibu-ibu itu selalu mengharapkan cintamu. jamin 100% "

"kau ini terlalu yakin sekali" kata Kim Ra I.

"tapi memang benar tuan Zmej...dulu banyak ibu-ibu yang jatuh cinta kepadanya. bahkan mencoba untuk membuat Hoax kalau dia hamil dari anak Kim Ra I. " kata Hong Ka Ka.

"woah parah" Zmej mencoba mengelus dagunya.

"sekarang, ketika wanita-wanita yang memujanya keriput bahkan sudah punya suami" kata Hong Ka Ka.

"apakah kau tidak tertarik dengan wanita dulunya?" tanya Zmej pada tertarik.

"Hidupku belum terlalu fokus pada wanita. pasca sejak kejadian itu, hidupku selalu dipenuhi dengan masalah pemerintahan. jadi aku tidak ada memikirkan hal itu"

"So Ra Hya itu cantik. banyak para siluman jatuh cinta kepadanya.cuman takdir harus menjadikan dia sebagai milikmu. andaikan aku siluman anjing juga aku mau dengan wanitamu"

Kim Ra I terdiam. setelah sibuk berceloteh, semua makhluk legenda Mitologi masuk kedalam sebuah ruangan. bersama dengan Hong Ka Ka. 

Dari Jauh, So Ra Hya menatap Kim Ra I sambil mengigit bibirnya.  mereka duduk dimeja sesuai dengan jenis siluman apa.Kim Ra I duduk dibangku yang ada tulisan Bulgae dan dia melihat dibangku sebelah kirinya, juga tulisan Bulgae . pasti dia duduk bersebelahan dengan So Ra Hya.  disampingnya ada bangku tambahan bertuliskan Human  yang berarti manusia. berarti Hong Ka Ka bisa duduk disebelahnya. 

"hah, aku kira aku tidak dapat bangku karena aku bukan siluman."

"aku juga khawatir."

saat ia mencoba membuka topik tiba-tiba Hong Ka Ka melihat So Ra Hya berjalan menuju bangkunya.

"ada apa?? Ka ka"

"oh, calon istrimu berjalan menuju bangkumu"

"oh, biarkan saja" Kim Ra I mencoba cuek. dia mengeluarkan pena, buku, bahkan laptop . wanita itu duduk disampaingnya dengan wajah tidak senang. 

"kenapa aku duduk dengan siluman sombong macam orang ini?!!" ucap wanita itu kesal, dia mengeluarkan ponsel didalam tasnya. Kim Ra I bingung siapa yang dimaksud So Ra Hya. dia hanya membuka aplikasi game PUBG sebeluk tuan Nordik datang. mereka berdua penasaran. salah satu diantaranya bertanya kenapa nyonya So Ra Hya marah ? 

"Nyonya ? apakah kau marah kepada kami?" tanya Hong ka Ka. Ra Hya menghela nafasnya sambil berkata "ia aku marah dengan kalian. apalagi dengan kepala desamu" ucap Ra Hya. mendengar itu , Kim Ra I pura-pura tidak mendengar. dia berusaha fokus dengan laporannya.

"kenapa kau tidak mengatakannya langsung?"

"Sepertinya kepala desamu sibuk bermain game" ucap So Ra Hyamenduga .

Dalam hati Kim Ra I seakan-akan heran melihat calon tunangan yang dipilih oleh Nordik. Dia sangat cerewet. Namun, ia mencoba untuk menatap So Ra Hya. Mungkin dia terlihat tidak sopan sehingga So Ra Hya sangat jengkel seperti itu. 

Dia menatap So Ra Hya dengan sangat serius. Bagaimanapun dia seorang wanita yang harus dihargai . dia menatap So Ra Hya dan mulai berbicara.

"Kau marah karena ketika kau bicara kepadaku, kau lari. Jujur, aku sangat jarang berbicara dengan wanita seperti mu" Kim Ra I berusaha jujur

"Hah? Aku tidak yakin kau jarang berbicara dengan wanita. Terus kalau masalah yang terjadi pada Samjinae bagaimana?  itu pasti ada wanitanya"

"Maksud dari Kim Ra I , dia sangat jarang berbicara dengan wanita yang terlihat muda seperti mu" ucap Ka Ka membela.

"Hah benarkah?? . aku ini usianya  seperti nenek-nenek. Bahkan diatas nenek-nenek. Istilah sederhananya aku ini nenek moyang mereka. Namun, aku terjebak ditubuh usia 29 tahun. Dan aku berhenti tumbuh semenjak aku digigit anjing itu. Kapan-kapan aku ke samjinae. Aku ingin tau seperti apa kau bekerja menjadi kepala desa" ucap So Ra Hya .

"Dia kepala desa yang becus nyonya. Anda tenang saja" ucap Ka Ka.

Kim Ra I menatap So Ra Hya. Dia menundukan kepalanya.

"Kau boleh datang. Bahkan mengkritikku pun kau boleh melakukannya" ucap Kim Ra I.

Mendengar Kim Ra I yang berbicara seperlunya, So Ra Hya semakin penasaran dengan Kim Ra I. Dia memang tampan, tapi sepertinya dia memang memasang wajah segan kepada wanita yang terlihat muda dihadapannya. Mungkin dia masih memegang prinsip tradisional dimana dia masih menunduk saat ia menatap wanita. 

"Aku mengerti. Aku tidak akan banyak tanya. " 

So Ra Hya lalu mengeluarkan catatannya. Karena Nordik sebentar lagi akan datang.

Kim Ra I agak canggung ketika ia berkumpul dengan makhluk mitologi lain.sudah beratus tahun dia tidak bertemu kecuali pada Slavia Zmej dan Manoj yang sering berkirim surat kepadanya. Ia merasa tidak tau malu kala ia datang ke rapat hanya bila perlu saja. 

Beberapa saat kemudian,Nordik datang dengan membawa buku tebal favoritenya. Bisa dihitung ada 650 halaman yang isinya adalah catatan. Sungguh itu adalah buku bergaya klasik.

"Kapan-kapan kita beli buku catatan seperti itu ya tuan" ucap Ka Ka berbisik.

"Nanti kita beli"

Nordik mengecek kehadiran semua makhluk mitologi. Ia menghitungnya dengan menunjuk satu persatu . mendadak ,ketika ia sedang menghitung, ia tertuju pada seseorang yang duduk disamping So Ra Hya.

"Sepertinya kita kedatangan seseorang yang ditunggung dan.." dia melihat seseorang disamping Kim Ra I

"Aku asistennya" ucap Hong Ka Ka.

"Oh.. Kau satu-satunya manusia. Siapa namamu?"

"Hong Ka Ka"

Nordik mencatat nama Asisten Kim Ra I, dan kembali menatap Kim Ra I.

"Selamat datang Kembali Kim Ra I"

"Ia selamat datang kembali"

"bagaimana keadaan mu selama menjadi kepala desa di Samjinae?"

Kim Ra I tersenyum.

"Ah.. Keadaanya cukup buruk"

"Buruk??"

"Kemarin apel-apel diwilayah sana ,lahannya digenangi air . Setelah itu , aku melihat tanaman Jambu Guava kami mendadak berulat. Ternyata itu ulah dari Gamangnara"

Mendengar itu mereka semua terkejut.

"Gamangnara? " Nordik heran

" ia.... Gamangnara datang ke wilayah kami. Untung saja Tuan Zmej datang menghalaunya" kata Hong Ka Ka ikut bersaksi

"Aku pikir dia main-main. Aku sudah lama menutup portal untuk menuju dunia kalian. Ternyata benar "

"memangnya kenapa Tuan Nordik?"

"Gamangnara akan menggunakan semua makhluk mitologi dari penjuru dunia, untuk mencapai tujuannya menjaring matahari yang kedua kalinya"

"Apa???"

"Jika dia menggunakan kalian, maka manusia dibumi bisa mati.matahari itu sumber kehidupan manusia. Jadi tak ada yang boleh menyentuhnya. Kalau ada yang menyentuhnya, maka penguasa Inti dan paling Inti akan marah kepadaku. Penguasa satu akan marah Kepadaku. Gamangnara akan mengambil matahari dengan cara menyebar fitnah. Manusia dibumi akan menyuruh dia akan menyembah dia. Dia akan membawa manusia dengan tipu daya muslihatnya"

"Tipu daya??" So Ra Hya heran.

"Tipu daya macam apa yang akan diciptakan?"

"menurutku dia akan memecahkan dinding pembatas antara dunia manusia dan dunia ghaib. Setelah itu dia akan merekrut manusia bersamanya. Itu sebabnya aku merasa takut itu bakal terjadi yang kedua kali"

"Apa yang harus kami lakukan?" tanya Kim Ra I.

"Kau harus menikah dalam waktu dekat Kim Ra I. Kau tidak boleh mengulur waktu lagi"

Kim Ra I bingung

"Kenapa harus melalui jalan pernikahan?"

"Bulgae. yang dimiliki Gamangnara itu dulunya sepasang. Satu menjaring bulan dan satu lagi menjaring matahari. Untuk itu dia menyimpan ruh bulgae disimpan agar bisa memiliki pewaris . dengan cara menikah, kalian bisa menyatukan kekuatan kalian untuk membentengi penduduk desamu agar tak terseret kedunianya."

Kim Ra I harus menikah dengan So Ra Hya. Sementara ia baru kenal sosok So Ra Hya tadi. Bagaimana ini?

"Apakah tidak ada jalan yang lain?" tanya Kim Ra I mulai panik.

"Aku setuju" So Ra Hya berdiri tanpa berfikir panjang. mereka yang hadir tercengang

"So Ra Hya?!" semuanya panik.

"Waduh" ucap Hong Ka Ka komat-kamit.

"Aku akan menikahinya" ucap So Ra Hya.

"Tunggu dulu, jangan bilang setuju seenak mu tanpa berunding dengan ku !" Kim Ra I naik pitam. So Ra Hya menatap Tajam Kim Ra I.

"Kau yang bilang kan bahwa suasana di desamu kacau? Dan Gamangnara telah datang?" ucap So Ra Hya.

"Ya..tapi jangan seenakmu kau melakukan itu.

"Aku setuju bukan karena aku jatuh cinta padamu karena pada pandangan pertama ! Tapi karena aku ingin membantumu dalam mengawasi masyarakat. Kalau sampai terjadi apa-apa, apakah kau bisa menanganinya sendiri? Setelah orang lain, nanti bakal ada wilayah yang akan ia seret manusia ke alamnya"

Kim Ra I terdiam

"Jangan pikirkan masalah mencintai. Cinta itu urusan nanti. Soal rasa , cinta bisa hadir karena terbiasa. Yang penting kau fikirkan masyarakat mu dulu !"

"Tapi.. Aku baru mengenal dirimu"

"Aku juga baru mengenal dirimu"

Mendengar ucapan So Ra Hya, semua makhluk menyaksikan pertengkaran kecil mereka. Aduh ! Ini kedengarannya menarik. Melihat So Ra Hya yang bersedia menuruti keinginan Nordik, maka ia harus melaksanakannya. Mengingat matahari adalah sumber kehidupan manusia, otomatis tanpa matahari, pergeseran waktu, tanggal tahun serta proses fotosintesis tak akan berjalan. Tak ada sinar matahari bagaimana tumbuhan nantinya menghasilkan makanan bagi manusia.

"Kalau tak ada sinar mentari, maka bagaimana caranya tumbuhan melakukan proses memasak makanan? Coba kau fikirkan Ra I? didunia ini bukan kau yang hidup sendiri. Kau pemimpin tapi kau tak memikirkan semuanya" ucap So Ra Hya mencoba untuk bijak dalam mengambil keputusan.

"Siapa disini yang setuju aku menikah dengan Ra I?" tanya So Ra Hya.satu persatu mulai mengangkat tangan. Mulai dari Farist siluman Phoenix, kemudian Zmej, Manoj, Koe dan yang lain mengangkat tangannya. Melihat semuanya mengangkat tangan, Hong Ka Ka membujuk Ra I agar ia mengikuti persetujuan mereka. Ra I bingung, kenapa harus menikah dengan seorang wanita ? Yang ia panikkan sebenarnya, kalau dia menikah otomatis kedoknya akan terbongkar pula. 

"Bagaimana Ra I?" tanya So Ra Hya.

"Tidak semua pendudukku yang tau kalau aku adalah siluman anjing. Semua orang mengenalimu So Ra Hya . kau sudah dikenal oleh semua orang sebagai wanita idaman lelaki sejak tahun 1880 . kalau mereka tau kau bukan manusia, apa yang kau lakukan?"

"Aku akan menyembunyikan identitasku. Aku tau ini sangat beresiko. Mengingat dalam legenda kita termasuk ruh jahat yang mencuri matahari. Aku tau , akan ada oknum yang akan membongkar kedok kita. Aku akan berusaha, semampuku . Ra I, kita tunjukan bahwa kita siluman yang masih berpihak pada manusia. Kau telah melakukannya Ra I, apa yang kau cemaskan?"

"Benar juga tuan Ra I . kau telah menunjukan bahwa kau tak melakukan apapun kepada kami. Kalau seandainya ada oknum, aku yang akan membantumu membelamu Tuan Ra I'"

"Aku setuju. Tunjukan pada penduduk desamu kalau bukan siluman yang jahat. Buktinya kau masih eksis menjadi seorang kepala desa" ucap Faris.

"penduduk desamu dan semua orang sekarang dalam bahaya. Kalau tak ada cahaya matahari ,tidak akan ada lagi keseimbangan alam bagi manusia. Mungkin tanpa matahari makhluk hidup bisa punah . siklus alam akan terganggu seperti hujan, pasang surut dan lain sebagainya akan terganggu"

Kim Ra I bingung. Dia diam seribu bahasa. Keputusannya belum terdengar ditelinga mereka.

"Jika diam, berarti ia" ucap Nordik.

"Tunggu Nordik ! Aku belum bicara apapun !" ucap Kim Ra I. Dia menghadapkan wajahnya ke So Ra Hya. 

"Apakah kau tidak memikirkan keselamatan mu So Ra Hya? Kau dicap sudah mati oleh penggemar mu"

"Aku tau itu ! "

"Lalu mengapa kau tetap bersikeras menikah dengan ku?!"

"Kau tidak menyimakkah? tidak ada cara lain kecuali kita menikah. Menikah karena mengusir kutukan Gamangnara . Kita tidak mengenal Gamangnara. Seenaknya saja ia menjadikan kita budak. Lagian anggap saja simbiosis mutualisme. Saling menguntungkan. Manusia untung kau juga untung"

Ia memikirkan lagi ucapan yang dilontarkan So Ra Hya. Benar juga. ia tidak kenal dengan Gamangnara . kenapa ia menjadikannya budak dia?

"Baiklah aku akan menikah dengan mu"

Ucap Kim Ra I dengan tampang seperti tidak ada jalan lain.

Palu diketuk. Kim Ra I resmi akan menikahi So Ra Hya.Semua tepuk tangan ,kecuali Kim Ra I. Hong Ka Ka mencoba memberikannya semangat agar ia merasa bahagia dengan pernikahannya nanti.

Setelah itu semuanya keluar dari ruang rapat. 

Kim Ra I dan Hong Ka Ka kembali ke pintu gerbang gedung ke-resident nan mitologi. Gedung yang mirip dengan gereja katedhral tua .

"Itu sudah keputusan yang tepat. Tenang saja" ucap Hong Ka Ka mencoba mendinginkan kepala Kim Ra I.

"Ia , aku berusaha tenang"

____________________________________

Sementara, So Ra Hya sibuk berbicara dengan yang lain yaitu Manoj dan Koe.

"Kau mengambil keputusan yang tepat So Ra Hya" ucap Manoj . usianya telah mencapai 1000 tahun.

"Ia So Ra Hya, mungkin kalau tak ada sinar matahari, bagaimana proses kehidupan dibumi?" ucap Koe

"Aku langsung Berfikir seperti itu. Sebentar lagi, aku akan menjadi istri kepala desa Samjinae. Berat bagiku. Tapi aku harus membunuh Gamangnara"

"Kau jangan mau jadi budak siapapun. Pada dasarnya makhluk dibumi diciptakan telah merdeka.kau harus memerdekakan dirimu dan juga manusia" ucap Manoj.

"Baik"

Komentar

Postingan Populer