CURHAT DENGAN ALLAH

 






Ketika manusia berada dipuncak titik terlemah, manusia cenderung depresi. Yah, depresi bukan suatu penyakit yang tidak bisa diremehkan. Ada orang yang menampakkan penyakitnya itu seperti malas mandi, mengasingkan diri, menangis dalam kesendirian, benar-bena menemukan jalan buntu dalam kehidupan mereka, ujung-ujungnya adalah bunuh diri. Mereka yang depresi, harus dijaga ketat dan harus ada yang mengarahkannya pelan-pelan, biar dia menyadari bahwa ini adalah ujian. Aku tahu, manusia pasti mengeluh  dan itu ada waktunya. Jika misalkan kamu berada dititik terendah, coba luapkan keluh kesahmu pada Tuhan pencipta alam semesta. Kadang kala, Tuhan mulai mengetuk pintu hati kita lewat jalur itu, namun kita tak menyadarinya.

Saya sendiri, mulai menyadari kekuasaan Allah ketika saya berdoa tentang keluh kesah saya mengenai bermimpi tentang seseorang. Kala itu Asa, teman saya menyarankan saya untuk Shalat Dhuha atau Shalat Tahajjud. Disitu berdoa, Ya Allah jangan biarkan si Fulan masuk ke dalam mimpi saya, bila dia mencintai saya sedalam itu, lebih baik saya jatuh cinta sama orang lain, karena itu penangkal terbaik.

Pada mulanya, saya merasakan ketenangan yang luar biasa. Tapi seketika saya menangis. Menangis yang kalau saya pikir, ini bukan perasaan saya lagi. Tapi perasaan orang lain yang mungkin menyadari, bahwa orang yang mimpikan seakan harus melepaskan bayang-bayangnya tentang saya. Kemudian, selang beberapa minggu, saya bertemu dengan pemuda, yang tinggal satu kampung dengan saya. Saya tidak sebutkan namanya, takutnya dia gak nyaman ketemu saya. Kita samarkan namanya Beleuto. Walaupun dia lebih muda pada saya, saya teringat dengan curhatan saya pada Allah sepertiga malam, bahwa doa saya terkabulkan. Saya jatuh hati. 

Mungkin yang mendengar saya, pasti kaya pasti curhatannya seperti. Tapi saya yakin, Allah itu pasti menunjukan kuasanya disitu. Walaupun ditelinga orang-orang doa saya ini nyeleneh, tapi saya meminta itu karena, saya ingin orang yang masuk dalam mimpi saya, tidak memikirkan saya lagi

Saya sering curhat sama Allah, karena saya memang tidak berdaya, dalam konteks saya ini adalah hamba yang tak sempurna. Saya yakin, Allah akan menjawab doa saya, entah mungkin didetik ini, dikemudian hari atau ditahun depan.

"Jika tidak hari ini, mungkin minggu depan. Jika tidak minggu ini, mungkin tahun depan"

Yakin sama Allah. Ada beberapa contoh yang selalu saya curhat sama Allah. Kadang saya sendiri, pernah meminta pertolongan pada Allah terhadap orang yang jahat sama saya. Kalau misalnya, ada orang yang berada diposisi saya, mungkin orang akan menyangka saya telah mendoakan yang buruk-buruk pada mereka. Pertamanya saya istighfar, kemudian saya mendoakan orangtua saya, adek saya, saya dan orang-orang yang dekat sama saya. Baru saya curhat dan meminta solusi sama Allah.


"Ya Allah berikanlah mereka itu teguran, terserah dalam bentuk apa, asal teguran yang kau berikan itu mereka menghambil hikmahnya"

Maksunya, biar mereka menjadi manusia yang berfikir ke depannya. 

Qs.Yusuf ayat 86, berdasarkan tafsir yang bercerita tentang keluh kesahnya Nabi Yaqub Alaihissalam, terhadap apa yang beliau alami. Mulai dari kehilangan Nabi Yusuf Alaihissalam yang dibuang ke sumur, sampai Benyamin juga, hingga penglihatan beliau kabur. Dalam tafsir lain ada yang bilang sampai tidak bisa melihat.

Disurah Al-Baqarah ayat 186 Allah menyarankan untuk dekat dengan-Nya, niscaya Allah akan mengabulkannya.

Kisah-kisah para Nabi dan orang-orang beriman terdahulu, banyak sekali mengadu semua masalahnya ke Allah. Lalu, apakah ke manusia tidak boleh.

Boleh. Selagi dia tidak membuka aib saudaranya tak masalah.

Jika tidak ada yang bisa menjadi pendengar terbaik buat kamu, meskipun adapun yang bisa mendengar kamu, dimomen apapun curhatlah dengan Allah. Karena dengan jalan itu kamu bisa dengan Allah. Kita tidak akan merasa sendirian, depresi dan coba aja kalau gak percaya. Pada saat kalian sedang dilanda gundah gulana, kalian curhat sama Allah, lihat saja keajaiban yang terjadi setelah.

Ketika kalian sadar:

"Oh inikah dia jawabannya? Kok bisa?" Menjadi sesuatu hal yang luarbiasa, selain ketenangan dalam jiwa.

Balasannya nanti macam-macam. Ada yang kalian minta misalnya gak pernah dikasih, lalu Allah tiba-tiba memberi yang jauh lebih dari kalian minta. Kejadiannya banyak itu. Kamu doa, yang mungkin terdengar nyeleneh ditelinga orang lain, tiba-tiba terkabul.

Saya pernah dulu minta "Ya Allah, saya mau ketemu sama si Doi ya Allah. Kangen ya Allah. Melihat dia sekilas, syukur Alhamdulillah". Mungkin teman-teman yang sederet dengan saya bakal bilang, "hapalah doa mu ini". Namun apa yang terjadi? Malamnya saya ketemu sama orang yang saya crush. Tapi jangan ditiru ya teman-teman. 

Ini yang paling epik. Saya punya sepupu, posisi rumahnya dekat dengan posisi rumah yang kebakaran. Beliau mengadu memohon pertolongan sambil baca surah An-Nas. Tahu apa yang terjadi? Rumahnya tidak terbakar. 

Bahkan ada beberapa orang yang curhat sama Allah terkait dengan orang-orang yang meremehkan mereka,mereka berdoa, dan tiba-tiba orang tersebut dinaikan derajat oleh Allah.

\Allah itu, sebaik-baiknya tempat curhat. Gak percaya? Kalian yang Muslim, coba jadikan Allah itu kekasih hatimu. Curhat kepada-Nya, dan lihat apa yang terjadi.


Komentar

Postingan Populer